HOME REDAKSI CONTACT US PEDOMAN MEDIA SIBER

Aniaya Warga, Anggota Bhabinkamtibmas Di Kecamatan Tabona Dilaporkan

Views: 34
Read Time:1 Minute, 50 Second

Taliabu, detektif.co.id – Korban dugaan penganiayaan warga Desa Kataga, Kecamatan Tabona, Kabupaten Pulau Taliabu, Letus Polisi Kene (45) akhirnya resmi melaporkan Yardi Buamona, selaku Kamtibmas Kecamatan Tabona, ke Polsek Talbar. Sesuai dengan nomor : LP /35 /XI/2020/Malut/Res Sula/Sek Talbar. Rabu (04/11/2020).

Usai memberikan Laporan Polisi, korban juga langsung dilakukan visum oleh Dokter dan Perawat Rumah Sakit Umum Daerah Bobong siang tadi.

Laporan tersebut langsung di dampingi Kuasa Hukum Korban, Yakni Mustakim La Dee beserta rekan. usai pendampingan pelaporan, kepada media ini Mustakim membenarkan bahwa benar adanya insden dugaan penganiayaan oleh salah satu oknum kepolisian di Tabona.

Dirinya menceritakan, insiden yang terjadi dilatar belakangi oleh masalah piutang oleh rekan Korban. “Jadi saudara Tomas meminjam uang kepada Tete Bas sebesar 3 juta, dengan bunga sebesar 10 persen, namun saudara Tomas belum melakukan prestasi sesuai dengan tanggal kesepakatan, sehingga dimediasilah oleh pihak kepolisian” Jelas Takim.

Mustakim La Dee Serta Rekan mendampingi korban Saat visum Di RS Bobong

“bahwa saudara Tomas memanggil Korban untuk ditemani, melakukan mediasi penyelesaian pinjaman kepada Tete Bas dikediaman pak Polisi Yardi Buamona di desa tabona” Lanjut Takim.

“Mediasi pun berjalan, Korban mencoba memberikan masukan kepada pak yardi. Naas, yardi langsung mengusir keluar korban keluar rumah dengan memukul korban, melampari dengan kursi hingga korban terluka di bagian kepala ” Tambahnya.

Menurut Mustakim La Dee, bahwa Penyelesaian masalah ditingkat Desa, oleh Babinkamtibmas harus diselesaikan dengan cara persuasif, bukan dengan cara repsesif, Tanggungjawab Kepolisian Harus Melayani, dan memberikan perlindungan dan mengayomi masyarakat, bukan justru menjadi oknum pelaku kejahatan. Yang tidak memberikan keamanan, perlindungan kepada masyarakat.

” Jika Oknum Anggota Kepolisian yang ditugaskan sebagai Babinkamtibmas yang tidak mampuh menyelesaikan persoalan ditingkat Desa dalam wilayah kerjanya, maka harus di evaluasi melalui instrumen penegakan hukum pelaku harus di proses secara pidana dan kode kode etik Profesi, sebagai tindaklanjut perlindungan hukum bagi masyarakat kecil yang membutuhkan keadilan, maka peristiwa ini harus benar-benar di proses secara Hukum dan Pihak Kepolisian Polsek Taliabu Barat tetap Promoter dalam penanganan perkara ini ” ujarnya.

Persoalan ini tidak hanya diproses dalam perkara pidana akan tetapi hal ini juga berkaitan dengan kode etik profesi serta profesional kepolisian.

“Selain Laporan pada Polsek Talbar, kami juga akan melaporkan saudara terduga penganiayaan kepada Propam Polda Malut” Tegasnya. (Deni)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

ACR Pulau Taliabu Kecam Presiden Prancis

Rab Nov 4 , 2020
Taliabu, detektif.co.id – Ulah dari Presiden Prancis Imannuel Marcon, kini menjadi sorotan umat Muslim Sedunia, tak terkecuali Masyarakat Pulau Taliabu, Maluku Utara yang menghimpun diri dalam Aliansi Cinta Rasulullah SAW. Pengecaman umat muslim tersebut dipicu oleh pernyataan Imannuel Marcon bahwa selain menyebut Islam sebagai agama yang krisis, juga adanya penayangan […]