HOME REDAKSI CONTACT US PEDOMAN MEDIA SIBER

Dugaan Kuat Ilegal Loging PT. AJP di Hutan Buyang Taliabu 

Views: 94
Read Time:2 Minute, 24 Second

Bobong, Detektif.co.id – Rabu, 21/04/2021 Diduga Pengelohan Kayu (Loging) oleh PT. Artha Jayanti Persada (AJP) yang berada di Buyang, Desa Nunca Kecamatan Taliabu Utara tanpa ijin pengolahan kayu (IPK).

Ketika dikonfirmasi pada manager PT.AJP Mohtar Agung, terkait dengan dokumen ijin pengolahan kayu yang berkaitan dengan usaha pengolahan kayu (Loging) tersebut, namun Mohtar Agung (Manager) tidak mengangatahuinya.

“Maaf kami disini semua cuman pekerja, jadi kalau soal ijin itu saya tidak tau, silahkan tanya langsung saja sama Hi.Taher karena, beliau yang bertanggung jawab dalam pekerjaan ini, sementara kami hanya jalankan perintah saja,” ungkap Manager PT.AJP Mohtar Agung pada media ini Senin (19/04/2021) di Dusun Dege Taliabu Utara siang kemarin.

Selain Hi.Taher Mus, pihak Manejer, Agung, juga menyebut nama Bupati Pulau Taliabu, Hi.Aliong Mus yang juga merupakan anak kandung dari Hi.Taher Mus dan Salah satu pegawai negeri sipil di Lingkup Pemkab Pulau Taliabu, Endro. Juga terlibat dalam usaha pengolahan kayu yang diduga tanpa ijin pengolahan kayu (IPK) alias Illegal loging tersebut.

“Saya cuman di perintah oleh 01 (bupati Taliabu) Aliong Mus untuk bekerja, jadi kalau soal ijin dan urusan dokumen lainnya itu silahkan tanya saja sama 01 (Bupati Taliabu) dan Pa Endro orang Kehutanan, mereka yang lebih tau soal itu, saya tidak tau itu,” kata Mohtar Agung (Manager) PT. AJP

Namun berdasarkan pantauan media ini di lapangan, proses penebangan kayu telah di lakukan dan bahkan sebagian hasil penebangan kayu telah di angkut dan di tampung pada tempat penampungan, dengan jumlah yang mencapai kurang lebih Ribuan kubik.

Sementara, hingga berita ini di publis, Hi.Taher Mus dan Aliong Mus (Bupati Pulau Taliabu, serta Pa Endro belum dapat dikonfirmasi. Aliong Mus dan Endro masi berada di luar daerah dan susah untuk dihubungi, sedangkan Hi.Taher pun tidak berada di Bobong.

Hal ini kemudian mendapat Perhatian serius dari Praktisi Hukum, Mustakim La Dee. Takim, mengatakan jika kegiatan ini terus di biarkan hal ini akan menjadi daftar tambahan buruknya penanganan hukum di Kabupaten Pulau Taliabu,

Pasalnya sejumlah kasus korupsi yang hingga saat ini di tangani oleh para penegak hukum, yang diduga melibatkan level pejabat dan penguasa di Lingkup Pemkab Pulau Taliabu hingga saat ini mangkrak alias tidak jalan dan menumpuk di meja penyidik.

“Kini hadir lagi persoalan baru yaitu Diduga Illegal Loging, sementara Kita tau sendiri Penebangan Hutan tampa ijin selain berdampak buruk pada pengelolaan dan plestarian Lingkungan Kehutanan itu sendiri, juga sangat merugikan Pendapatan Negara dari sektor pajak Hasil Hutan Kayu,” jelas Mustakim La Dee Via telpon Rabu (21/04/2021) siang tadi.

Ia juga meminta kepada pihak-pihak yang terkait agar segara lakukan proses penyelidikan atas usaha pengolahan kayu yang diduga tanpa ijin pengeolahan kayu (IPK) tersebut. “Agar tidak terjadi kejahatan yang lebih besar lagi, dan berdampak pada kerugian negara dan lebih khusus masyarakat, maka saya minta pada penegak hukum agar segera lakukan proses penyelidikan atas kasus dugaan Illegal Loging itu,” pintanya. (Deni)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Giat Bakti Sosial, Sespimmen Lemdiklat Polri Dikreg ke 61 tahun 2021 Donorkan Darah Ke PMI Bandung

Rab Apr 21 , 2021
BANDUNG – detektif.co.id Dalam kesibukannya sebagai Peserta Didik Sespimmen Lemdiklat Polri Dikreg ke 61 tahun 2021, Serdik Kemas Indra Natanegara, yang berasal dari Polda Jateng, meluangkan waktu untuk membantu masyarakat di Jawa Barat dengan mendonorkan darahnya, di PMI Bandung, Rabu (21/4/21). Dikatakan Serdik Kemas Indra Natanegara, hal ini sebagai wujud […]