HOME REDAKSI CONTACT US PEDOMAN MEDIA SIBER

Forsil RT, RW Kota Tasikmalaya Datangi DPRD Terkait Kualitas Beras Bantuan PPKM yang Buruk Tidak Layak Konsumsi

Views: 260
Read Time:1 Minute, 38 Second

Tasikmalaya detektif.co.id–Sejumlah ketua RT dan RW yang tergabung dalam Forsil (Forum Silaturahmi RT,RW) mendatangi Kantor DPRD Kota Tasikmalaya. Mereka datang untuk menyampaikan keluhan terkait kualitas beras bantuan PPKM.yang tidak layak.

Menurut para ketua RT dan RW kualitas beras bansos PPKM yang dibagikan kepada warga tidak layak untuk dikonsumsi. Selain warnanya kusam dan menguning, beras bantuan PPKM dari Bulog juga berbau.

Menurut keterangan Ketua Forsil Kota Tasikmalaya Dede Sukmajaya mengatakan, “Kami datang ke sini atas desakan para RT dan RW yang menerima informasi dari masyarakat terkait beras bantuan PPKM 2021 yang tidak layak untuk di konsumsi,” kata Dede Sukmajaya, Selasa (24/08/2021).

 

Ia menuturkan, Pihaknya mengklaim hampir 90 persen masyarakat penerima bantuan mengeluhkan kualitas beras yang dibagikan. “Beras 10 Kg, yang sebagai penyedianya adalah Bulog, penyalurnya adalah Pos Indonesia tidak layak untuk di konsumsi, karena di bawah standar. Masyarakat yang mengeluhkan ketidak layakan beras bansos bantuan PPKM ini hampir 90 persen. Cuma warga tidak berani untuk bersuara dan mengembalikan,

Forsil dengan tegas menolak bantuan beras yang tidak layak konsumsi untuk masyarakat. Mereka menuntut pemerintah dan Bulog menyalurkan bantuan beras yang kualitasnya baik.dan layak di konsumsi

“Bayangkan saja beras yang dikasih ke KPM (keluarga penerima manfaat) ini beras tahun 2019-2020 sudah lama kan. Kami pokonya minta masyarakat kami diberi bantuan beras yang layak makan,” tegas Dede.Sukmajaya.

Sementara itu menurut Kasie Pengembangan Bisnis Industri Bulog Cabang Ciamis Eka Yonata, mengaku beras bantuan PPKM 2021 yang disalurkan sesuai standar. Pihaknya akan langsung mengganti beras yang tidak baik jika ada laporan.

“Kalau menurut saya sih itu beras sudah standar kami, tapi kalau dilihat dari masyarakat kan beda, karena kan masyarakat beda sipat. Sedangkan, pengadaan beras yang dibagikan untuk masyarakat itu dari tahun 20219/2020,” ucap Eka Yonata,

Ia menambakan, “Jadi tidak ada dibiarkan begitu saja, tapi kalau memang ada yang kurang layak atau seperti apa, memang ada prosedurnya melalui stakeholder baru disampaikan ke kami. Kami pasti ganti berasnya,” pungkas Eka Yonata.

(AR)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pelaksanaan Gerai Vaksin Keliling Presisi Tahap ke-2 di Pesantren Miftahul Huda Pusat Manonjaya

Sel Agu 24 , 2021
  Tasikmalaya detektif.co.id- Dengan tujuan memperkuat kekebalan kelompok atau Herd Immunity, Gerai Vaksin Keliling Presisi Polres Tasikmalaya Kota menyambangi Pondok Pesantren Miftahul Huda Pusat Manonjaya, Selasa (24/08/21). Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan, SH., S.I.K., M.Si. sangat mengapresiasi sambutan dari Pimpinan PonPes Miftahul Huda, “Terima kasih kepada Pimpinan Umum PonPes […]