HOME REDAKSI CONTACT US PEDOMAN MEDIA SIBER

Gambir Pakpak Bharat Menjadi Komoditas Unggulan Ekspor ke India

Views: 19
Read Time:57 Second

Belawan, detektif.co.id – SobatQ, sudah tahu belum jika gambir merupakan salah satu komoditas perkebunan rakyat yang banyak dijumpai di Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.

Keistimewaan gambir dari Pakpak Bharat mengandung senyawa katekin di atas 65%, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pelaku ekspor. Kadar katekin merupakan salah satu persyaratan mutlak gambir bermutu baik yang harus dipenuhi.

“Mungkin tidak banyak orang mengenal tanaman gambir. Padahal asal usulnya berasal dari Sumatera.

Saat ini gambir menjadi salah satu komoditas unggulan ekspor dari daerah yang telah disurvei, untuk diusulkan pada program Desa Pendukung Gratieks (Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor) yang digagas oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo,” ujar Hasrul Kepala Karantina Pertanian Belawan, Sabtu (7/11).

Untuk mendukung program tersebut, pejabat Karantina Pertanian Belawan melakukan tindakan karantina guna memfasilitasi ekspor gambir ke India. Volumenya sebanyak 27 ton, dengan nilai barang Rp 911 juta milik PT. SSA.

Selain itu, Hasrul menjelaskan hilirisasi produk dari tanaman gambir dapat menjadi alternatif industrialisasi substitusi impor katekin.

Biasanya digunakan oleh para pelaku industri kosmetik, farmasi, dan industri tekstil di dalam negeri yang ramah lingkungan, sehingga memberikan nilai tambah dalam meningkatkan perekonomian Indonesia khususnya bagi petani gambir. (Red/D.Aruna)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jelang Penghujung Tahun, Volume Pengiriman SBW Capai 917 Kilogram

Sab Nov 7 , 2020
Kendari, detektif.co.id – Seakan tidak pernah menurun, sarang burung walet (SBW) masih menjadi salah satu primadona produk pertanian yang bernilai tinggi. Karantina Pertanian Kendari mencatat frekuensi pengeluaran SBW dari Sulawesi Tenggara sepanjang tahun 2020 sebanyak 95 kali dengan volume mencapai 917 kg. Nilai jualnya mencapai Rp 11 miliar rupiah. Jakarta […]