HOME REDAKSI CONTACT US PEDOMAN MEDIA SIBER

Hanya Gara Gara Tak diberi Kopi, Pria Ini nekat Bacok Tukang Cukur Hingga Jarinya Putus Di Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya

Views: 88
Read Time:1 Minute, 56 Second

Tasikmalaya detektif.co.id–Hanya gara-gara tak diberi kopi, EN (35), warga Kampung Babakan Bebedahan Desa Rajapolah Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, tega membacok tukang cukur menggunakan parang, hingga jarinya putus. Kejadian penganiayaan ini terjadi Jumat kemarin (10/09/2021) sekira pukul 15.00 di kawasan Terminal Rajapolah.

Korbannya adalah seorang tukang cukur, Agus Supriadi (35), warga Kampung Cibungkul, Kelurahan Sukamaju Kaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya.

Menurut keterangan saksi Dede Idris kepada awak media mengatakan, “Jadi saat itu pelaku datang lagi mabok terus minta kopi ke korban (Agus). Korban kan lagi kerja, lagi nyukur anak kecil. Ya mungkin namanya lagi kerja nanti dulu bilangnya,” kata Kejadian, Dede Idris Sabtu (11/09/2021).

Ia menerangkan, “Lalu korban bilang ya kalau mau kopi tinggal ke warung saja. Ya mungkin pelaku merasa tak terima dibilang begitu, karena pengen buru-buru ngopi,” Terang Dede Idris.

Ia menambahkan, aksi itu bukan karena korban enggan melayani pelaku. Namun karena dia sedang tanggung mencukur pelanggannya. “Tapi kan korban lagi kerja. Kemudian pelaku ke belakang lokasi ngambil parang yang ada di pinggir halaman. Di lokasi itu ada yang jualan parang,
Lalu, pelaku langsung masuk lagi ke dalam lokasi tempat cukur dan membacok korban,” tambah Dede Idris.

Ia membeberkan, Korban saat itu lagi nyukur anak-anak. Tangan korban kena bacok. Jari kelingkingnya sampai putus. Lalu korban langsung dibawa ke puskesmas. Pelaku ditangkap polisi di rumahnya yang dekat lokasi kejadian,” bebernya.

Sementara itu salah seorang saksi kejadian, Wawan Wahyudi (53) menuturkan, pelaku memang kerap kali membuat resah warga sekitar lokasi kejadian.
“Saya tak tahu ada masalah apa pelaku sama korban, tiba-tiba pelaku beraksi dengan begitu keji. Mengambil senjata tajam. Kirain mau iseng, ternyata melakukan aksi itu,” tutur Wawan.

Ia menambahkan, saat kejadian korban sedang mencukur anak-anak. Kemudian secara tiba-tiba pelaku menganiaya korban. Sontak warga dan yang lagi dicukur pun heboh. “Korban tangkis pakai tangan untuk membela diri. Tadinya mau ke kepala, tapi yang dapet ke tangan bahkan jarinya hingga putus. Lainnya luka-luka sedikit,” pungkasnya.

Pelaku kini masih mendekam di penjara Mapolsek Rajapolah, Polres Tasikmalaya Kota. Polisi masih melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap pelaku.

Kapolsek Rajapolah, Polres Tasikmalaya Kota, AKP Dede Darmawan membenarkan peristiwa tak terpuji tersebut. “Jadi saat kejadian, pelaku datang mengambil sajam berupa pisau dari lapak saksi,
lalu menggantinya dengan mengambil parang dan mendatangi lapak korban,” ujar AKP Dede Darmawan. (A Roy)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ada-Ada Saja Pedang miras di Cilembang Kota Tasikmalaya bikin Boneka Pocong untuk Mengelabui Polisi

Sab Sep 11 , 2021
Tasikmalaya detektif.co.id–Beginilah akal-akalan yang dilakukan penjual minuman keras (miras) di Kota Tasikmalaya, sekadar untuk mengelabui petugas. Penjual Miras di kawasan eks Terminal Cilembang, Kecamatan Mangkubumi ini sengaja menyembunyikan miras di sebuah bangunan kosong penuh sampah. Untuk mengelabui petugas, bangunan Kosong yang jadi penyimpanan minuman keras tersebut dipasangi boneka yang menyerupai […]