HOME REDAKSI CONTACT US PEDOMAN MEDIA SIBER

Jalan Aspal Natangkuning – Tikong ‘Hancur Lebur’, Berubah Jadi Lumpur

Views: 306
Read Time:1 Minute, 32 Second

Taliabu, Detektif.co.id – Senin, 06/09/2021. Badan jalan (Butas) yang menghubungkan desa Natangkuning dan desa Tikong Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu, (Maluku Utara) telah mengalami kerusakan yang sangat parah.

Padahal, Badan jalan yang juga menjadi akses utama dari 19 desa dikecamatan Taliabu Utara ke 3 kecamatan hingga ke kota kabupaten pulau Taliabu itu baru sekitar 2 tahun lalu selesai dikerjakan oleh kontraktornya.

Akibatnya, Selain tidak bisa lagi dinikmati dengan baik, rusaknya badan jalan diwilayah tersebut kembali menyengsarakan masyarakat, baik Para Petani yang kelahan, maupun warga yang melakukan perjalanan ke desa-desa lain.

Pantauan media ini, Tidak seperti badan jalan Butas pada umumnya yang keras ketika dilalui, diperlintasan tersebut pengendara seperti melintasi lumpur. “Ini aspal apae, kenapa berubah jadi lumpur ulang “, kesal Ade, salah satu pengendara yang ditemui senin, 06/09 dini hari.

Belum diketahui pasti, siapa kontraktor yang menangani pekerjaan badan jalan Butas diwilayah tersebut, namun di diduga, saat dikerjakan, pihak kontraktor sepertinya tidak menggunakan lapisan penetrasi (Lapen) atau tahapan lainnya dalam mekanisme pembuatan jalan agar hasilnya berkualitas.

Karenanya, berbagai asumsi mulai bermunculan saat proses pekerjaan jalan tersebut. Dimana kata warga, pihak kontraktor sengaja menggunakan bahan aspal dengan kwalitas yang sangat buruk.

“Memang dari tahun lalu sudah mulai rusak, misalnya dipendakian dari desa Nunu mau ke desa Natangkuning, itu hancur sekali, apalagi selalu dilewati Dumptruk, Tambah hancur”, terang warga.

Mungkin lanjutnya, “pihak kontraktor sengaja menggunakan material kurang bagus, Bahan aspalnya tidak seperti yang digunakan daerah lain atau yang tidak dipakai lagi, karna kalau didaerah lain itu sangat bagus, “, terka warga tentang penyebab kerusakan jalan Natangkuning Tikong itu.

Sementara itu, dugaan lainnya adalah, Pihak Kontraktor dalam mengerjakan Proyek tersebut melakukan mark up anggaran besar besaran, diantaranya adalah pengurangan bahan atau material yang digunakan.” Atau mungkin Sengaja dibuat seperti itu, biar mereka dapat untung besar”, ujar salah seorang pengendara yang enggan diberitakan saat ditemui melintas. (Detektif -Deni)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kunjungan Tim Supervisi Divisi Propam Polri Diterima Bidang Propam Polda Banten

Sen Sep 6 , 2021
detektif.co.id, Kota Serang (Banten) – Bidang Propam Polda Banten menggelar rapat internal pimpinan terkait data supervisi produk Daftar Pemeriksaan Pendahuluan Pelanggaran Disiplin (DP3D) Bidang Propam Polda Banten Subbid Provost T.A 2021, bertempat di ruang Crisis Center Polda Banten, Senin (06/09/2021). Pada kesempatan tersebut, Kabid Propam Polda Banten Kombes Pol Nursyah […]