Kelangkaan ketersediaan Gas 3 KG di Kota Tasikmalaya Khususnya di Wilayah Bojong Tritura Warga dan Pedagang Kebingungan

Views: 123
Read Time:1 Minute, 32 Second

Tasikmalaya, detektif.co.id–Masyarakat khususnya para pedagang sudah sepekan ini kesulitan mendapatkan gas elpiji 3kg. Mereka harus berkeliling untuk mendapatkan “si tabung melon” itu meskipun dengan harga yang relatif lebih mahal.

Seperti halnya diakui U Dani Darsono (52), pedagang Lengko yang mengaku sudah sekitar 7 hari sulit mendapatkan gas. Perlu usaha keras mencari penjual gas yang masih memiliki persediaan. “Sekarang lumayan susah,” kata Dani darsono. Kamis (11//02/2021).

Hal ini, tentunya membuat aktivitas dagangnya terganggu mengingat gas menjadi kebutuhan pokok. Karena mencari gas memakan perlu waktu yang tidak sedikit. “tentu jadi ada biaya tambahan,

Warga Bojong tritura itu berharap ketersediaan gas elpiji 3kg bisa segera normal demi kelangsungan usaha para pedagang kecil. Di masa pandemi di mana ekonomi sulit, kelangkaan gas tentu semakin membuat pedagang kecil tercekik. “Kalau gak dapat gas, gimana mau jualan,” ujar Dani darsono.

Hal serupa diungkapkan juga Ririn (39), pedagang jajanan dan Gorengan dia mengaku kesulitan mencari gas. Dia sampai harus mengorbankan biaya tambahan menyuruh orang mencari gas kebutuhan agar bisa tetap berdagang. “Soalnya disini sangat sulit persediaan Gas terpaksa mahal mahal juga di beli belum biaya upah untuk mencarikan Gas.” kata Ririn.

Beberapa hari sebelumnya, dia masih bisa mendapatkan gas meskipun harus berkeliling jauh. Warga seputaran Bojong Tritura itu baru menemukannya di wilayah lain sangat jauh.

“Ya karena buat pedagang gas itu harus ada,” tutunya.

Diakuinya, kelangkaan ini membuat harga elpiji menjadi naik, sampai Rp 25.000. Namun mau tidak mau harus dia beli dari pada harus berhenti berdagang. “Bahkan saya dengar ada yang di atas Rp 25.000,” katanya. Kelangkaan gas 3kg ini, juga dikeluhkan ibu rumah tangga yang tentunya berurusan dengan dapur.

Baca Juga :  Ketua Harian AKAR Coba Bunuh Diri di Depan Balai Kota Bandung

Seperti halnya warga Bojong Tritura RW 19. warga pun akhirnya berhenti memasak dan memilih membeli kebutuhan makan di luar. “Dari pada susah nyari di luar, mending beli lauk-pauk di luar saja,” pungkas salah seorang Warga. ( AR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Next Post

Truk Bermuatan Jagung Hilang Kendali Masuk Sawah di Singaparna Tasikmalaya

Kam Feb 11 , 2021
Tasikmalaya detektif.co.id–Peristiwa kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan A. H. Nasution, tepatnya di Kampung Cikadongdong RT/RW 002/002 Desa Cikadongdong, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis sore (11/02/2021). Kendaraan Mobil Mitsubishi Colt Diesel nomor polisi Z 8912 DB yang dikemudikan Iksan Susanto membawa muatan puluhan karung jagung terguling dan masuk sawah. […]
detektif.co.id