HOME REDAKSI CONTACT US PEDOMAN MEDIA SIBER

Kepolisian Dan Pemuda Adalah Bagian Stakeholder Yang Tak Bisa Dipisahkan

Views: 41
Read Time:1 Minute, 34 Second

ACEH BARAT – Pemuda Aceh, Sulthan Alfaraby yang juga Ketua Umum Forum Pemuda Aceh Kreatif (FORPAK) melakukan pertemuan dengan Kepolisian Resort (Polres) Aceh Barat yang diwakili oleh Wakapolres, Kompol Adi Sofyan, Kamis (22/07/2021).

Dalam pertemuan itu, Alfaraby membahas banyak hal terkait peran kreatifitas pemuda dan juga menyampaikan apresiasi terhadap kepolisian yang selama ini aktif bersinergi dengan pemuda di wilayah hukum Polres Aceh Barat.

“Kepolisian dan pemuda adalah bagian dari stakeholder yang tak bisa dipisahkan. Dalam setiap kegiatan yang dilakukan, kita pasti saling membutuhkan. Apalagi, peran pemuda saat ini harus diakui sangat penting dalam mendukung keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat”, ujarnya.

Dia juga mengakui, dalam setiap kebijakan yang terjadi dalam kehidupan bernegara pasti menimbulkan pro dan kontra.

Oleh sebab itu, penyelesaian masalah dengan upaya perdamaian perlu untuk dilakukan demi mencegah terjadinya efek negatif dalam masyarakat.

“Setiap kebijakan yang terjadi dalam kehidupan bernegara pasti akan timbul pro dan kontra. Dengan adanya upaya perdamaian, yakni menyesalaikan persoalan dengan ‘kepala dingin’ sangat perlu dilakukan”, tambah dia.

Pihaknya mengatakan, pemuda jangan ikut menyebarkan provokasi atau hoax sehingga timbul kegaduhan. Namun, harus ikut memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Pemuda harus menjadi agent of educationer kepada masyarakat, karena saat ini banyak kegaduhan yang mungkin terjadi akibat adanya provokator dan hoax. Pemuda jangan terjebak atau ikut dengan hal negatif tersebut”, terangnya.

Pihaknya yang saat ini aktif bergerak dalam ranah kreatifitas pun berharap bisa terus terlibat mengedukasi masyarakat dalam berbagai sektor, seperti yang selama ini kerap digencarkan.

“Selama ini (FORPAK) aktif memberikan edukasi yang kreatif, yakni pemberdayaan sumber daya manusia seperti pelatihan softskill dan membantu para pemuda untuk berkarya serta berbisnis kreatif yang hasilnya sangat menjanjikan. Kita harap bisa terus berjuang memberikan kontribusi positif kepada masyarakat”, tutupnya kepada wartawan.

Pertemuan ini pun diakhiri dengan penyerahan karya FORPAK secara simbolis, yaitu sebuah buku yang berjudul “Cahaya di Dalam Gelap” yang merupakan sebuah opini positif dan kontribusi untuk kemajuan Aceh. (Red. Detektif Andre /Sultan)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sukses, Sebanyak 8.968 Warga Ikuti Gerai Vaksin Presisi di Polres Tasikmalaya Kota

Jum Jul 23 , 2021
ResTasKot –  Agar terciptanya Herd Imunnity (kekebalan kelompok) dalam mengatasi  pandemi Covid-19, pemerintah terus menggalakan vaksinasi bagi masyarakat secara gratis.  Gerai  vaksin Presisi dalam rangka Hari Bhayangkara dilakukan oleh Polres Tasikmalaya Kota dari tanggal 5 Juli sampai dengan 20 Juli 2021. Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Doni Hermawan SH SIK MSi […]