HOME REDAKSI CONTACT US PEDOMAN MEDIA SIBER

Ketua Gapoktan Emosi Saat di Komfirmasi, Kabid Distribusi Pangan: Sebut Keterlambatan Pencairan Terkendala (OPD) Lain

Views: 45
Read Time:1 Minute, 49 Second

 

Tanjabtim, (detektif.co.id) – Setelah di beritakan kegiatan Pembangunan lumbung padi di Dusun Sidodadi Rt 13 Desa Suka Maju Kecamatan Geragai Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi di sinyalir mangkrak, alias sudah lewat masa kerja nya, kini kegiatan itu pun sudah di kerjakan kembali.

Pantauan dilapangan kegiatan tersebut tampak di kerjakan lagi, tapi aneh nya, pembangunan tersebut tidak lagi di kerjakan oleh warga sekitar atau pun kelompok Gapoktan yang bersangkutan, alias di kerjakan oleh warga yang di datangkan dari luar Kabupaten Tanjab Timur. Tentu ini menjadi sebuah tanda tanya, kenapa dan mengapa, yang mesti nya pekerjaan itu di kerjakan secara swakelola dan tentu nya di kerjakan oleh tenaga lokal atau anggota Gapoktan.

Pendi salah satu pekerja yang di datangkan dari Jambi menyebutkan, di suruh Rano Sito konsultan,

” kami dari Jambi, yang nyuruh konsultan sini lah, kami ni cuma masang atap aja, kami bertiga ni dari Jambi lah, harian nya 125.000.” Jelasnya,(Selasa, 23/11/2021).

Terpisah, berbeda dengan apa yang di sampaikan Imam Ketua Gapoktan, Imam emosi saat di komfirmasi via celluler, bahkan berbeda apa yang di sampaikan nya dengan hasil pantauan di lokasi, ia mengatakan pekerjaan itu sudah siap (pasang atap-red). Dan Imam pun menjelaskan dengan nada tinggi dan menantang awak media.

” pasang atap sudah selesai, tinggal mesin, kalau mau datang, datang aja, mau nya apa.” Ungkap nya emosi.

Imam juga menjelaskan lagi terkait tertundanya pembangunan tersebut di karenakan uang telat dua bulan pencairan nya.

Sementara itu kabid distribusi Pangan Nandang Agus Salim. SP
Menjelaskan, sebab keterlambatan di karenakan terkait OPD lain.

” inti nya ini kan bidang fisik pertanian, ceritanya terkait bidang OPD lain, dalam hal ini Dinas Pertanian, karena pengampuh yang banyak itu di DAK fisik itu di bidang pertanaian, kami sudah speed nya sudah di atas seratus, cuma kalau itu speed nya di bawah itu kan kita terkendala, karena administrasi nya itu harus kait mengait dengan mereka. Jadi laporan kami masuk ke inspektorat, laporan mereka juga ke inspektorat, habis tu di teruskan ke keuangan, baru di cairkan.” Terangnya.

” Kalau misalnya kewenangan pencairan tok di sandang pangan, mungkin sudah selesai dari lama, kami star dari Juni ni,” tambahnya.

Kabid ini juga menjelaskan Dana nya 390.000.000 an. (Rano)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Peringatan Hari Ham Se-dunia Polri Gelar Lomba Orasi Unjuk Rasa

Rab Nov 24 , 2021
Jakarta – detektif.co.id- Divisi Humas Polri bakal menggelar lomba orasi unjuk rasa Piala Kapolri 2021 yang bakal diselenggarakan pada 10 Desember mendatang. Kegiatan itu sekaligus dalam rangka momentum peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) se-dunia. Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, lomba orasi ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan […]