HOME REDAKSI CONTACT US PEDOMAN MEDIA SIBER

Lambannya Proses Penindakkan Laporan Di Kejari, LSM SOMASI Lakukan Unjuk Rasa Depan Kantor Kejati Jambi

Views: 132
Read Time:2 Minute, 1 Second

 

Jambi, (detektif.co.id)- LSM SOMASI adakan aksi demo di depan Kejati Jambi, aksi tersebut terkait lamban proses atau penindakan terkait laporan LSM SOMASI pada Januari 2021 lalu di Kejari Tebo.

Syaiful, S.H selaku ketua LSM Somasi membenarkan hal tersebut, ia menyebutkan bahwa lamban nya penindakan atas laporan yang sudah ia layangkan ke Kejari Tebo. Jum’at (05/11/2021).

” Kami dari Lembaga Swadaya Masyarakat Solidaritas Masyarakat Untuk Kemanusiaan Dan Advokasi (SOMASI) Jambi rasa prihatin atas lambannya penegakkan hukum dan menindaklanjuti pengaduan masyarakat yang telah diterima oleh Kejaksaan Tinggi Jambi, kami juga mempertanyakan keseriusan Kejaksaan Tinggi Jambi dalam menindaklanjuti pengaduan masyarakat.” Ujar Syaiful.

Lanjut Syaiful,” Pertama, pengaduan kami pada tanggal 20 Januari 2021 perihal dugaan korupsi penggunaan dana desa Pulau Aro Kecamatan Pelawan Sarolangun tahun anggaran 2019.

Kedua, pengaduan kami dugaan korupsi pembangunan jalan usaha tani pada Desa Olak Kemang Kecamatan Muara Tabir Tebo tahun anggaran 2019 hingga hari ini belum mendapat kepastian hukum dari Kejaksaan Negeri Tebo.

Ketiga, pengaduan kami skandal Dugaan Korupsi dan atau pemalsuan pembayaran 90 berkas BPHTB (Bea Pengelolaan Hak Atas Tanah Dan Bangunan) yang kami duga sudah raib dirampok oleh Oknum. ” Pungkas Syaiful.

Senada dengan Mukmin selaku Koordinator LSM Somasi Kabupaten Tebo dan juga selaku orator aksi demo . Ia mendesak Kejati Jambi untuk evaluasi.

” Kami meminta dan mendesak Kejaksaan Tinggi Jambi :
1. Melakukan evaluasi kinerja Kejaksaan Negeri Sarolangun atas lambannya penegakkan hukum atas pengaduan kami pada tanggal 20 Januari 2020 pada Kejaksaan Tinggi Jambi yang kemudian dilimpahkan pada Kejaksaan Negeri Sarolangun, pasalnya kejaksaan Negeri Sarolangun sampai hari ini tidak menjawab surat yang telah kami kirimkan maupun memberikan informasi proses perkembangan pengaduan kami.

2. Mengambil alih pengaduan kami pada Kejaksaan Negeri Tebo, Kejari Tebo yang kami anggap tidak serius menangani kasua tersebut, pasalnya dengan amat jelas pekerjaan jalan usaha tani tersebut diborongkan kepada pihak kedua bukan padat karya, kedua berdasarkan pengakuan pemborong ada pemotongan anggaran oleh Kepala Desa. Dana yang awalnya senilai Rp. 235, 730,000 namun diterima oleh Pemborong Rp. 125.000.000. Jika Kejaksaan Negeri Tebo menyebut adanya pengembalian kerugian Negara adanya pengembalian kapan dilakukan pengembalian, berapa jumlah kerugian negara yang dikembalikan, dan jelas pengembalian kerugian negara tidak menghilangkan pidana, karena sampai hari ini kami tidak menerima bukti pengembalian tersebut padahal sudah menyurati Inspektorak Tebo.

3. Untuk segera menindaklanjuti pengaduan kami atas dugaan korupsi BPHTB Kota yang raib dan segera memanggil dan memeriksa Walikota Jambi, dirut Bank 9 Jambi dan oknum yang terlibat. ” Pungkas Mukmin. (Rano).

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Gerak Cepat Bripka Khoirul Anam SH, Warga Tidak Mampu Di Desa Rong Dalam Omben Mendapatkan Perawatan Medis

Sab Nov 6 , 2021
Sampang : DETEKTIF – Mendengar laporan ada warga binaannya mengalami sakit parah, Bhabinkamtibmas Desa Rong Dalam Bripka Khoirul Anam SH langsung melakukan pengecekan dan mendatangi rumah warganya. Sadiman (65 thn) warga Dusun Morong Desa Rong Dalam Kecamatan Omben sudah 5 bulan ini mengalami sakit pada kakinya setelah menginjak tulang ular […]