HOME REDAKSI CONTACT US PEDOMAN MEDIA SIBER

Mahasiswa Asal Bandung Nekat Curi Sepeda Karena Tak Punya Uang Untuk Bayar Hotel

Views: 16
Read Time:1 Minute, 12 Second

Tasikmalaya detektif.co.id–Seorang mahasiswa berinisial RA (24) asal Kabupaten Bandung, terpaksa berurusan dengan pihak berwenang lantaran mencuri satu unit sepeda di Perumahan Andalusia Cluster Almeria Garden II, RT. 03/ 08, Kelurahan Mangkubumi, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Senin kemarin (1/03/2021).

Hilangnya sepeda merek Daabomb tipe downhill seharga Rp65 juta yang disimpan di teras rumah, baru dikatehui korban Bahersa (48) sekira pukul 09.30 WIB.

menurut Kapolsek Mangkubumi Polresta Tasikmalaya Iptu Endang Wijaya mengatakan, Kami mendapat laporan kehilangan sepeda dari korban sekira pukul 10.00 WIB. Kemudian dilakukan olah TKP dan memeriksa CCTV,” kata Kapolsek Selasa (2/03/2021).

Ia menambahkan, Berbekal keterangan saksi-saksi dan rekaman CCTV, pihaknya kemudian mencari keberadaan pelaku dan didapati jika pelaku menginap di salah satu hotel di Jalan Yuda Negara, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

“Kami langsung bergerak menuju hotel dan pelaku dapat diamankan di sebuah kamar hotel berikut sepeda hasil curiannya,” tambah kapolsek.

Ia menuturkan, Pelaku berikut barang buktinya kemudian dibawa ke Mapolsek Mangkubumi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kepada petugas pria 24 tahun tersebut mengakui segala perbuatannya, terlebih saat diperlihatkan bukti rekaman CCTV.

“Motifnya tidak punya uang untuk bayar hotel dan ongkos pulang ke Bandung,

dari kartu tanda penduduk (KTP) pelaku memang statusnya pelajar/mahasiswa, tapi ia mengaku bahwa dirinya sebagai tukang pijat.

“Kami jerat dengan pasal 362 KUH Pidana dengan ancaman 5 tahuh penjara,” pungkas kapolsek.

Kini pelaku pun harus merasakan dinginnya tembok penjara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. (AR)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Penolakan keras Muslim di Kabupaten Tasikmalaya soal Perpres Miras

Sel Mar 2 , 2021
Tasikmalaya, detektif.co.id–Munculnya Perpres Miras mendapatkan penolakan dari tokoh agama dan organisasi keagamaan di Kabupaten Tasikmalaya. Bagaimana tidak? Peraturan Presiden nomor 10 tahun 2021 itu berisikan tentang bidang usaha penanaman modal yang diantaranya mengatur persoalan penanaman modal untuk minuman beralkohol dengan memperbolehkan investasi minuman keras atau beralkohol di Bali, Nusa Tenggara […]