HOME REDAKSI CONTACT US PEDOMAN MEDIA SIBER

Penyekatan Dibeberapa Jalan Protokol Perkotaan Tasikmalaya Mulai Dilonggarkan, Warga Ramai Lagi Setelah Tiga Pekan Mati Suri

Views: 46
Read Time:1 Minute, 36 Second

Tasikmalaya detektif.co.id–Para pedagang sangat bersyukur penyekatan di beberapa jalan protokol perkotaan Tasikmalaya, mulai dilonggarkan dan mobilitas masyarakat mulai kembali normal meski masih diterapkan PPKM Level 4 lanjutan hingga 2 Agustus 2021. Mereka pun berharap daya beli masyarakat akan meningkat kembali sehingga pemenuhan kebutuhan warga bisa terpenuhi setelah tiga pekan mati suri.

Mwnurut salah seorang Pedagang kaki Lima (PKL. ) di Jalan HZ Mustofa Kota Tasikmalaya Dudi Warman (49) mengatakan, Iya, mulai hari ini beberapa penyekatan jalan seperti di HZ Mustofa, Tarumanegara, Yudanegara, dan jalan perkotaan lainnya mulai dibuka, Sekarang para pedagang sudah mulai kembali berdagang normal, meski pembeli atau lalu lalang orang belum terlalu banyak,” kata Dudi Warman. Selasa sore (27/07/2021).

Hal senada dikatakan, Adang (35), salah seorang PKL di Jalan Cihideung, yang mengaku aktifitas warga di wilayahnya mulai ramai kembali setelah sebelumnya mati suri. Saat penyekatan diberlakukan,”kata Adang.

la menuturkan, Jalan Cihideung sepi dan tak pernah ada lalu lalang pembeli karena jalannya ditutup total sampai ke Jalan HZ Mustofa. “Iya, mulai hari ini sudah mulai dibuka, dan terlihat kendaraan warga sudah lalu lalang kembali ke wilayah ini,” tuturnya.

Sekda Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan membenarkan, yang menyebut kelonggaran penyekatan di dalam Kota Tasikmalaya mulai dilakukan pada PPKM Level 4 lanjutan sampai 2 Agustus mendatang. Namun, penyekatan di wilayah perbatasan kota diperketat untuk menahan mobilitas warga luar daerah yang hendak masuk wilayah Kota Tasikmalaya.
Yah betul, di dalam kota kita longgarkan penyekatan, tapi di daerah perbatasan justru penyekatan diperketat. Warga tak berkepentingan kita langsung tolak masuk ke wilayah Kota Tasik,” kata Ivan Dicksan.

Ia.menjelaskan, Meski demikian, kelonggaran penyekatan di dalam kota diharapkan dapat dimanfaatkan mobilitas warga dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Sehingga, selain menjalankan roda perekonomian masyarakat selama PPKM Level 4 lanjutan, pemerintah pun terus berusaha menurunkan level minimal menjadi level 3 saat ini. “Alhamdulillah, kebijakan itu pun melihat situasi penyebaran dan jumlah kematian di Kota Tasikmalaya sudah mulai menurun drastis,” jelas Ivan Dicksan. (AR)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ketua Umum FORPAK Menjadi Narasumber dalam Podcast Muslim Life

Rab Jul 28 , 2021
BANDA ACEH – Perusahaan aplikasi karya anak muda Aceh, Muslimlife, mengundang Forum Pemuda Aceh Kreatif (FORPAK) sebagai narasumber dalam kegiatan podcast yang berlokasi di Gedung Prime Generation Indonesia. Podcast yang mengusung tema “Usia Muda, Kreatif dan Produktivitas” ini diisi oleh Ketua Umum FORPAK sebagai narasumber, sedangkan Adam Juliandika berposisi sebagai […]