HOME REDAKSI CONTACT US PEDOMAN MEDIA SIBER

Polisi Ciduk 2 Ibu Rumah Tangga di Dadaha Kota Tasikmalaya, Lantaran kedapatan Mencopet  

Views: 20
Read Time:1 Minute, 40 Second

Tasikmalaya detekrif.co.id–Unit Reskrim Polsek Cihideung Polres Tasikmalaya Kota telah mengamankan Dua ibu rumah tangga (IRT) lantaran diduga telah melakukan aksi pencopetan di Pasar Kojengkang samping Gedung Gelanggang Muda (GGM) Dadaha, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Selasa, (29/06/2021).

Kedua tersangka masing-masing berinisial DSL (44) warga Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya, dan MK (40) warga Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya. Polisi kali pertama menangkap DSL di rumahnya di Leuwisari. Dari cuitan DSL, polisi akhirnya menangkap pelaku lainnya MK di rumahnya di Bungursari, Kota Tasikmalaya.

Menurut Kapolsek Cihideung Polres Tasikmalaya Kota Kompol Zenal Muttaqin melalui Kanit Reskrim Polsek Cihideung Iptu Ruhana Efendi mengatakan, para pelaku bekerja sama mencopet pengunjung Pasar Kojengkang. Kedua pelaku memiliki peran masing-masing. DSN berperan sebagai pengalih perhatian korban, sedangkan MK berperan sebagai eksekutor. “Hari Minggu (27/06.2021). Kami menerima laporan korban. Kami kemudian melakukan penyelidikan dan mendapatkan ciri-ciri pelakunya. Alhamdulillah para pelaku dapat kami tangkap di rumahnya masing-masing,” kata Iptu Ruhana Efendi. Selasa (29/06.2021).

Ia menambahkan, sebelum beraksi, para pelaku ini menentukan calon korbannya terlebih dahulu. Ketika calon korbannya sudah diketahui, pelaku DSL mulai beraksi seolah-olah sebagai pembeli di samping korban yang sedang memilih pakaian. Kemudian pelaku MK datang ke belakang korban dan membuka resleting tas korban lalu mengambil dompet dan hp. “Setelah dompet dan hp korban berpindah ke tas pelaku MK, pelaku kemudian pergi dengan mencolek pelaku DSL yang bertugas sebagai pengalih perhatian korban,” tambah Iptu Ruhana Efendi.

Ia menuturkan, dari hasil pemeriksaan terhadap kedua pelaku, pelaku ini sudah belasan kali beraksi di Pasar Kojengkang Dadaha. Dari tangan para pelaku, turut diamankan belasan unit hp sebagai barang bukti. “Para pelaku ini spesialis pencopetan di Pasar Kojengkang. Ada 14 unit hp yang kami amankan. Ada juga yang telah dijual oleh pelaku. Hasil penjualannya dibagi dua oleh kedua pelaku,

untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman 5 tahun penjara. “Keduanya sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Kini sudah diamankan dan mendekam di dalam ruang tahanan,” pungkas Iptu Ruhana Efendi. (AR)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

HUT Bhayangkara ke 75, Kita Semua Penerus Bangsa Jangan Sampai Lupa Sejarah

Sel Jun 29 , 2021
Semarang- detektif.co.id Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-75 Polda Jateng melaksanaklan serangkaian acara, diantaranya upacara ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal Semarang. Senin (29/6) pukul 09.00 WIB. Kapolda Jateng Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K beserta Pejabat Utama (PJU) Mapolda Jateng melakukan doa […]