HOME REDAKSI CONTACT US PEDOMAN MEDIA SIBER

Polisi dan BNN Gerebek 2 Rumah di Perumahan bumi Resik indah di Sukamanah Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya Temukan 700 Ribu Butir Obat Terlarang

Views: 28
Read Time:2 Minute, 40 Second

Tasikmalaya detektif.co.id- Petugas Gabungan  Polisi dan BNN  gerebek 2 Rumah Kontrakan di perumahan Bumi resik indah  di Kelurahan Sukamanah  Kecamatan  Cipedes Kota Tasikmalaya,

Petugas Berhasil  menemukan barang bukti Sebanyak 700.000 butir pil berlogo YY dan LL ditemukan dari 2 rumah kontrakan tersebut  Sabtu Kemarin (12/06/2021).

Petugas juga menemukan barang bukti lainnya berupa serbuk putih dan cairan alkohol yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan obat terlarang tersebut.

Selain itu, dari rumah kontrakan yang berada di Blok A nomor 3 dan A nomor 5 tersebut, ditemukan juga mesin pencetak obat, mesin open, dan beberapa karung bahan baku seperti lakstosa, glocel, dan cairan alkohol 70%.

Menurut Keterangan Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Doni Hermawan membenarkan. benar sabtu kemarin petugas melaksanakan penggerebekan di dua rumah tersebut dan di temukan   mesin pencetak obat yang ditemukan di dalam kamar mampu memproduksi 200.000 butir dalam kurun waktu 4 hari. Artinya dalam sehari obat terlarang yang diproduksi sekira 5.000 butir.

“Yang kita temukan itu sekitar 700.000 butir. Obat-obat terlarang diedarkan ke Jakarta, Bandung, dan Surabaya,” ujar Doni, saat meliris hasil penggerebekan di tkp, Sabtu kemarin ,” kata Kapolres minggu 13/06.2021).

Ia menambahkan , ada 6 terangka dalam bisnis pembuatan obat terlarang tersebut mulai dari pemilik, peracik, pencetak, kurir, hingga pembelinya.

Ke 6 tersangka tersebut masing-masing berinisial YA sebagai pemilik, AS sebagai kurir, ABP, IS, SU sebagai peracik dan pencetak, dan SO sebagai pembelinya.

“Pembelinya kita amankan di Bandung,” tambah kapolres.

Ia menuturkan,  dari keterangan tersanga YA, obat yang termasuk golongan psikotropika tersebut tidak diedarkan di Tasikmalaya. Peredaran obat tersebut dilakukan melalui jasa expedisi ke wilayah Bandung,Jakarta, dan Surabaya. Obat tersebut dijual seharga Rp10.000 per butir.

Bahan bakunya didatangkan dari Cilacap. Obat ini merupakan obat keras karena memang salah satu campurannya alkohol 70%. Jika dikonsumsi akan menyebabkan pusing,

dan untuk pengembangan kasusnya lebih lanjut, semua tersangka dan barang bukti akan dilimpahkan ke Polda Jabar,” tutur Kapolres.

Diberitakan sebelumnya, 2 rumah kontrakan di Perumahan Bumi Resik Indah Blok A 3 dan A5, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya yang diduga dijadikan tempat produksi narkoba jenis pil digerebek Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Sabtu, 12 Juni 2021.

penggerebekan, sejumlah petugas berpakaian preman berada di dalam dan luar rumah bercat hijau yang jaraknya sekira 10 meter dari pos satpam gerbang masuk perumahan.

Menurut ketua RT 01 perumahan Bumi Resik Indah, Apeng (56) sekira pukul 07.00 WIB dirinya diberitahu tetangganya bahwa ada penggerebakan rumah di lingkungan oleh petugas dari BNN. Ia kemudian langsung ke lokasi dan ternyata benar sudah banyak petugas berpakaian preman dan diantaranya memakai rompi bertuliskan BNN.

“Rumah yang digerebek itu rumahnya Pak Adit. Ia mengontrak 2 rumah milik pak Arif Budiman dan bu Mega. Tadi saya diajak masuk ke dalam rumah dan diperlihatkan ada mesin di kamar yang katanya mesin percetakan. Ada juga serbuk seperti tepung yang katanya bahan baku,” ujar Apeng.

Ia menuturkan, petugas juga memperlihatkan 2 kantong bening berisi obat-obatan berwarna putih. Dirinya merasa kaget lantaran tidak menyangka jika selama 2 tahun ini 2 rumah yang dikontrak pasangan suami istri asal Cibeureum tersebut diduga dijadikan pabrik pembuatan narkoba jenis obat.

“Terus terang kaget pak. Saya gak nyangka. Padahal suami istri itu baik dan bergaul dengan masyarakat,” pungkas Apeng      ( AR)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Bawa Kabur Motor Gadis Yang Dikenal Melalui Tinder, Pria Ini Dibekuk Tim Macan Agung Polres Tulungagung

Ming Jun 13 , 2021
TULUNGAGUNG –  Berkenalan melalui jejaring sosial Tinder, membawa malapetaka bagi perempuan berinisial UNA. Gadis 26 tahun asal Dusun Salam, Desa Notorejo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung tersebut menjadi korban penipuan ataupun penggelapan. Sedangkan pelaku penipuan penggelapan yakni, SA (35) asal Dusun Dukuh Dawuhan, Kelurahan Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, yang tak […]