HOME REDAKSI CONTACT US PEDOMAN MEDIA SIBER

Polres Halmahera Tengah Diback Up Brimob Polda Dan Stakeholder Berhasil Evakuasi Tiga Korban Pembunuhan Di Hutan Halmahera

Views: 27
Read Time:2 Minute, 43 Second

MALUKU UTARA,MPB.COM – Kepolisian Daerah Maluku Utara dalam hal ini Sat Brimob Polda Malut, Polres Halteng bersama-sama dengan Satgas Pamrahwan, Koramil dan masyarakat, telah berhasil mengevakuasi 3 (tiga) korban meninggal dunia yang diduga menjadi korban pembunuhan oleh Orang pedalaman di hutan Halmahera.

Kabidhumas Polda Maluku Utara Kombes Pol. Adip Rojikan, S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa menurut data yang diterima sekelompok warga diserang di pedalaman hutan Halmahera oleh kelompok orang yang diduga merupakan orang pedalaman hutan halmahera yang biasa disebut _suku togutil_.

Terdapat 3 (tiga) orang meninggal dunia yakni Yusuf (40), H. Masani (55) dan Risno (40), sementara itu korban selamat yakni Jahid (40), Martawan (45), Anto (45) dan Kopda Zain (35) yang merupakan Babinsa setempat di Koramil 1512-02/Patani.

Lanjut Kabidhumas menjelaskan proses evakuasi korban, Dari data yang dihimpun, Personel gabungan polres halmahera tengah , brimob polda , satgas pam rahwan , koramil dan masyarakat yang melakukan pencarian pada minggu (21/3) kembali ke Desa Tepeleo Kecamatan Patani Utara dengan membawa Bapak Mujahid yang berhasil meloloskan diri dalam keadaan selamat menuju kerumahnya.

“Senin (22/3) proses pencarian dilanjutkan dengan rute km 5 sampai dengan TKP di Km 12 sekitaran sungai Gwonley belakang desa Damuli Kecamatan Patani Timur, sekitar pukul 13.45 siang, personel gabungan mendapat informasi bahwa telah ditemukan 1 orang selamat dengan identitas Bapak Martawan (45)”. Jelasnya.

Pada Senin (22/3) sekitar pukul 14.30 wit tim gabungan pencarian tiba di TKP Km 12 dan menemukan 3 sosok mayat yang sudah dalam keadaan rusak.

Kemudian, dari informasi terbaru dilaporkan, bahwa 2 (dua) orang korban selamat atas nama Anto (45) dan Kopda Zain (35) sudah kembali dengan selamat yang sebelumnya melarikan diri ketika melihat pembunuhan tersebut.

Lebih lanjut Kabidhumas menjelaskan, dengan ditemukannya tiga korban meninggal dunia tersebut, Pada Selasa (23/03) bertempat di Desa Gomle tim yang dibagi menjadi 3 kelompok melakukan evakuasi korban dengan tujuan ke hutan Damuli (Km 10). “Tim 1 dan Tim 2 selanjutnya membawa korban meninggal dunia atas nama H. Masani dan yusuf menuju Puskesmas Desa Tepeleo untuk dilakukan visum, akan tetapi keluarga korban menolak sehingga korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga”.

Sementara itu, Tim 3 yang akan membawa korban atas nama Risno belum bisa mengambil jenazah dikarenakan hujan lebat sehingga terjadi banjir di jalur yang akan dilalui oleh tim evakuasi, “Pada Rabu (24/03) sekitar pukul 08.00 – 03:00 wit tim yang melibatkan Polres Halmahera Tengah, Personel Sat Brimob Polda Maluku Utara, satgas pam rahwan, personil koramil dan masyarakat melaksanakan evakuasi korban atas nama Risno di Hutan Gowonle”.

“Perjuangan Tim Gabungan Polres Halmahera Tengah , Brimob Polda Maluku Utara , Satgas Pam Rahwan, personil koramil dan masyarakat sangat luar biasa, karena menembus rimbunnya hutan dengan jarak yang jauh serta medan yang sangat berat”. Ujarnya.

Tidak hanya jarak yang jauh dan medan yang berat, Tim gabungan juga mengalami kesulitan karena banyak perangkap jenis bambu runcing yang dipasang serta pohon ditebang pada jalan menuju tempat jenazah berada.

Polda Maluku Utara juga telah mengirimkan Tim Penyidik Ditreskrimum Polda Maluku Utara sejumlah 5 personel untuk memback up Polres Halmahera Tengah dalam penanganan kasus pembunuhan di hutan Halmahera.

Kabidhumas meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak terpancing, “Mari bantu Polres Halmahera Tengah dan Polda Maluku Utara , untuk penanganan peristiwa ini sehingga segera mendapat titik terang dan kejadian serupa tidak terjadi kembali ”.(red Zain)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tim SAR Gabungan berhasil temukan Korban Banjir Bandang di desa Citengah Sumedang dalam keadaan Tewas

Jum Mar 26 , 2021
Sumedang detektif.co.id–Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban banjir bandang di Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang Jawa Barat , dalam keadaan meninggal dunia. Komandan Tim Rescue Kantor SAR Bandung, Idham Salasa, mengatakan, satu korban atas nama Wareng alias Mamat Rahmat (40) ditemukan pada Jumat (26/03/2021) pukul 05.30 WIB. “Korban […]