HOME REDAKSI CONTACT US PEDOMAN MEDIA SIBER

Polsek Tawang Polresta Tasikmalaya Berhasil Ungkap Tiga Tersangka Penipuan Dan Penggelapan di Tasikmalaya

Views: 57
Read Time:2 Minute, 6 Second

Tasikmalaya detektif.co.id–Kondisi perekonomian yang terdampak pandemi Covid-19 membuat sebagian orang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang.

Seperti halnya yang dilakukan 3 tersangka kasus penipuan dan penggelapan yang berhasil diungkap Polsek Tawang Polres Tasikmalaya Kota.

Modus para tersangka pun berbeda-beda dalam melancarkan aksi kriminaliasnya. Namun, motif dari ke-3 tersangka nyaris sama yakni untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Salah seorang tersangka kasus penipuan dan pengelapan dalam jabatan, DN warga Singaparna mengaku, dirinya merupakan kepala toko dari toko ban di sekitar Alun-alun Kota Tasikmalaya

Kepada awak media DN menuturkan, terungkapnya kasus yang menjerat dirinya berawal dari inspeksi mendadak atau sidak pemillik toko.

“Ketahuannya pas ada pengecekan yang punya toko,” ujar DN, kamis (16/09/2021).

Ia menuturkan, uang toko yang digunakan dirinya mencapai lebih kurang Rp 40 juta. Perbuatannya menggunakan uang toko dilakukan sudah cukup lama. Ia mengaku uang tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari termasuk untuk biaya operasi sesar istrinya.

Iya, sekitar Rp20 juta yang digunakan untuk operasi sesar istri,” ucap DN.

DN mengaku perbuatannya memang salah telah menggunakan uang toko di tempatnya bekerja untuk kebutuhan hidup sehari-hari. “Saya sadar ini salah. Saya akan mempertanggungjawabkannya,” ungkap DN.

Sementar itu, tersangka lainnya, RD warga Purbaratu, Kota Tasikmalaya mengaku, dirinya bekerja sebagai karyawan freelance sebuah lembaga pembiayaan kredit kendaraan. Uang yang ia gelapkan adalah uang nasabah sebesar Rp30 juta. Kepada korbannya ia menyerahkan surat bukti pelunasan kredit yang nyatanya itu adalah surat palsu yang dibuatnya sendiri.

“Uangnya dipakai untuk kebutuhan sehari-hari,” tutur RD.

Senada dengan tersangka kasus penipuan dan penggelapan lainnya , DA warga Cineam, Kabupaten Tasikmalaya . Ia mengaku merental mobil kemudian digadaikan sebesar Rp20 juta kepada orang lain.

“Saya kasusnya menggadaikan mobil rental,” ujar DA,

Kapolsek Tawang Ipda Wawan Setiawa mengatakan, kurang dari sebulan ini pihaknya mengamankan 3 tersangka kasus penipuan dan penggelapan yang merugikan korbannya hingga puluhan juta rupiah.

“Alhamdulillah, ada 3 kasus yang kami ungkap kurang dari sebulan. Ini berkat kerjasama semua anggota terutama unit reskrim,” ujar Ipda Wawan setiawa,

Ia menuturkan, motip para tersangka nyaris sama yakni untuk memenuhi kebutuhan hidup. Para tersangka ini sudah berkeluarga semuanya. Dari 3 tersangka yang diungkap ada salah seorang tersangka yang memang mengaku uang hasil kejahatannya digunakan untuk biaya persalinan istrinya dengan operasi sesar.

“Pangkuannya digunakan untuk bayar operasi caesar istrinya. Saya juga turut prihatin, anak dari tersangka DN ini meninggal. Kendati demikian, hukum harus tetap ditegakan agar kejadian serupa tidak terulang. Ini menjadi pelajaran penting bagi semua masyarakat, meskipun berbuat untuk kebaikan, tapi dengan cara yang salah, tetap akan salah juga dan berhadapan dengan hukum,” pungkasnya.

(Roy)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Rumah Tukiyar Siap Direhab, Danrem 081/DSJ Letakkan Batako Pertama

Kam Sep 16 , 2021
  BLITAR – TMMD ke-112 telah resmi dibuka. Berbagai sasaran, baik fisik maupun non fisik siap dikerjakan dalam gelaran TMMD yang dilaksanakan terpusat di Desa Pakisaji, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Kegiatan fisik meliputi makadam jalan, pembangunan jembatan bentang dan gorong-gorong, rehab teras masjid dan mushola, rehab Poskamling dan RTLH, serta […]