HOME REDAKSI CONTACT US PEDOMAN MEDIA SIBER

Ratusan Warga Berunjuk Rasa Minta Kades Tawang Kab Tasikmalaya Dinonaktifkan

Views: 62
Read Time:1 Minute, 36 Second

 

Tasikmalaya detektif.co.id–Ratusan warga dari Desa Tawang Kecamatan Pancatengah menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Tasikmalaya, Kamis, (28/10/2021).

Dalam aksinya, warga meminta kasus dugaan Korupsi dana aspirasi desa dan memotong dana siltap untuk aparatur desa yang dilakukan oleh oknum kepala desa yang juga mantan anggota DPRD itu diusut tuntas. Pasalnya, dugaan korupsi itu, merugikan negara senilai Rp399 juta.

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Massa Desa Tawang Kecamatan Pancatengah Muhammad Satriana ilham mengatakan, pihaknya sudah mengirim surat dan meminta keputusan dari pemerintah agar menonaktifkan kepala desa. Namun, keputusan yang ditunggu tidak kunjung didapatkan. “Kita datang ke sini menuntut kepala desa dinonaktifkan karena sudah melakukan dugaan tindak pidana Korupsi ” kata Muhammad Satriana.

Menurut Muhammad Satriana ilham Tuntutan itu, merupakan keputusan hasil musyawarah BPD, ketua dan anggota BPD, perangkat desa, tokoh masyarakat desa, dan tokoh agama.

Terlebih lagi adanya hasil penelitian Ispektorat Kabupaten Tasikmalaya yang menyebutkan ada kerugian Negara sebanyak Rp399 juta,

pelanggaran sanksi administrasi, laporan pertanggungjawaban Perdes anggaran 2020, dan Undang-undang RI pasal 29. “Itu sudah ada keputusan dari inspektorat. Kami menuntut untuk diproses hukum dan dinonaktifkan,” tutur Muhammad Satriana.

Di antaranya, lanjut Muhammad Satriana ilham , pelanggaran pasal 19 atau pasal 30 atau pasal 40 undang-undang tentang desa, pasal 8 ayat 2 Permendagri tahun 2012 tentang pengangkatan dan pemberhentian kepala desa.

Sementara itu, Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin yang menemui warga menyampaikan hasil kesimpulan rapat kemarin, ada beberapa permasalahan di Desa Tawang.

Dengan adanya pelanggaran tersebut, direkomendasikan untuk diberhentikan sebagai Kepala Desa Tawang Rapat pimpinan oleh wakil bupati dan sudah saya tanda tangani,” kata Cecep Nurul Yakin.

Di tempat yang sama, Kanit Tipikor Polres Tasikmalaya Ipda Viktor mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan, mengumpulkan semua bahan. Termasuk hasil audit penelitian Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya yang menyebut ada Kerugian Negara Rp 399 juta.”Kita lakukan pengkajian dan penyelidikan serta kami tunggu laporan dari warga untuk bahan penyelidikan kepolisian. Bahan keterangan semua harus komprehensif,” ucap Viktor.

(Roy)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tipu Korban Hingga Ratusan Juta Rupiah Melalui Online, Polres Bangkalan Berhasil Tangkap Pelakunya

Kam Okt 28 , 2021
  Bangkalan : DETEKTIF – Kasus penipuan yang terjadi pada 19 Maret 2021 silam, kini terungkap. Kepolisian Resor Bangkalan membeberkan identitas pelaku yakni Ibu Rumah Tangga. Bermotif jual beli online dengan melakukan transaksi menggunakan jejaring sosial media WA (WhatsApp), Timsus Satreskrim Polres Bangkalan akhirnya membekuk GM (28 tahun) yang merupakan […]