HOME REDAKSI CONTACT US PEDOMAN MEDIA SIBER

Rekontruksi Pembunuhan Pemilik Toko Peragakan 45 Adegan

Views: 29
Read Time:2 Minute, 3 Second

Blitar, detektif.co.id- Kasus pembunuhan Bisri Efendi (71) warga Desa Jatinom Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar, pemilik toko serbaguna memasuki tahap rekontruksi. Tersangka Dwi Kusuma Yudha (21) memperagakan 45 adegan di lokasi kejadian (10/3/2021).

Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela melalui Kasat Reskrim, AKP Donny K Bara’langi mengatakan, adegan rekontruksi tersebut mencakup kronologis saat Yudha datang ke toko, bersembunyi di belakang tandon air, mengambil uang, menutup CCTV, mematikan saklar listrik, melakukan pemukulan terhadap korban hingga keluar melenggang santai dari dalam toko, dan diakhiri dengan adegan pembakaran jaket dan training pelaku di belakang rumah pelaku.

“Ada tiga adegan tambahan yang diperagakan tersangka. Pelaku mengingat adegan saat berada di TKP,” kata AKP Donny K Bara’langi.

Pada 3 adegan tersebut, diketahui tersangka memukul korban beberapa kali. Pertama korban dipukul dua kali menggunakan gagang cangkul yang didapat dari dalam toko. Dimana saat itu korban sedang keluar kamar hendak menghidupkan saklar listrik yang berada tepat di depan kamar korban yang dimatikan tersangka.

Saat memukul kedua kalinya gagang cangkul patah dan membuat korban jatuh bersimpuh.  Lalu korban dipukul lagi sebanyak satu kali hingga ambruk tersungkur. Tersangka lalu melakban kaki korban, selanjutnya masuk ke dalam kamar mengambil uang korban yang ada di dalam dompet korban.

Setelah itu, tersangka keluar kamar, kemudian mematikan senter milik korban yang jatuh di lantai. Saat itu korban menendang-nendang hingga mengenai kaki pelaku.

Mengetahui korban hendak berontak, pelaku kemudian memukul korban berkali-kali. Namun tersangka tidak mengingat berapa kali pukulan yang diarah korban.

“Pukulan berkali-kali ini dilakukan dalam kondisi gelap, hingga mengenai kepala korban dan mengakibatkan Pak Bisri meregang nyawa,” jelasnya.

Donny menambahkan, seluruh adegan rekonstruksi dirasa telah sinkron dengan pemeriksaan yang dilakukan penyidik terhadap tersangka.

“45 adegan yang telah diperagakan, sementara ini semuanya sesuai, dengan pemeriksaan penyidik,” pungkasnya.

Bisri Efendi, pemilik Toko Pak Bisri ditemukan tewas bersimbah darah dengan tangan dan kaki terikat serta kepala tertutup sarung di dalam toko miliknya, Sabtu (27/2/2021) lalu. Korban ditemukan pertama kali oleh karyawan toko sekitar pukul 07.00 WIB. Saat tiba di toko, karyawan tersebut melihat kondisi toko sudah dalam kondisi terbuka. Saat dilihat ke dalam Bisri sudah tergeletak di lantai dengan kondisi bersimbah darah.

Sementara Dwi Kusuma Yudha (21), pelaku yang masih tetangga korban sendiri, berhasil diringkus Satreskrim Polres Blitar dalam waktu 2 hari.  Pelaku dijerat dengan Pasal 339 KUHP subsider 365 ayat 2 angka 1 tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.  Dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara dan 15 tahun penjara. (her)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Beberapa Pelintas Jalan Dihentikan, Diedukasi Dan Diberikan Masker

Kam Mar 11 , 2021
Sukoharjo detektif.co.id – Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini membuat Koramil 03 Bulu beserta Polsek terus bersinergi secara intensif menggelar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan, Kamis (11/03/2021). Operasi Yustisi protokol kesehatan kali ini digelar di sekitar Jalan Bulu-Tawangsari, dimana lalulalang kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 tak pernah […]