Sanksi Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan, Kapolresta Tasikmalaya Usulkan Dibuatkan Perda

Views: 99
Read Time:1 Minute, 28 Second

Tasikmalaya, detektif.co.id – Kapolresta Tasikmalaya AKBP Doni Hermawan mengusulkan kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tasikmalaya untuk membuat peraturan daerah (perda) yang mengatur sanksi bagi para pelanggar protokol kesehatan.

Kapolresta Tasikmalaya, AKBP Doni Hermawan Menerangkan. Bahwa pihaknya telah menyampaikan usulan tersebut pada saat rapat koordinasi evaluasi pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dengan unsur forkopimda beberapa waktu lalu.

Untuk sanksi diharapkan dibuatkan perda sehingga jelas regulasi sanksi yang diterapkan dalam penegakan disiplin protokol kesehatan,” terang Kapolres.Rabu (27/01/2021).

Ia menambahkan sejauh ini sanksi yang diberikan kepada pelanggar prokes berupa sanksi sosial atau denda administrasi bagi perseorangan yang tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, dan penutupan sementara bagi pelaku usaha yang beberapa kali melakukan pelanggaran seperti melampaui jam operasional yang telah ditetapkan dalam Surat Edaran (SE).

“Mudah-mudahan perdanya bisa rampung tahun ini,” tambah Kapolres.

Ia menuturkan, dalam pelaksanaan operasi yustisi penegakan disiplin prokes di Kota Tasikmalaya, pihaknya bersama aparat dari TNI, Satpol PP, BPBD, dan instansi terkait lainnya dilakukan secara masif, baik yang sifatnya diam di tempat atau stasioner, hunting (mencari) di tempat-tempat keramaian, bahkan sidak ke perkantoran pemerintah maupun swasta.

“Setiap hari kami laksanakan operasi yustisi secara masif dengan 20 titik lokasi, tutur kapolres.

Ia berharap, dengan diintensifkannya pelaksanaan operasi yustisi, diharapkan masyarakat akan lebih patuh dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Intinya ada perubahan perilaku masyarakat yang tadinya abai menjadi disiplin dan patuh menjalankan protokol kesehatan.” pungkas Kapolres.

Sementara itu, hasil dari evaluasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) dalam pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) atau PSBB proporsional, Kota Tasikmalaya termasuk dalam kategori daerah yang tidak patuh dalam menjaga jarak dan memakai masker.

Baca Juga :  Petaka di Road Show SM

Di samping itu, status Kota Tasikmalaya pun masih berada di zona oranye atau risiko sedang dalam penyebaran Covid-19. (AR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Next Post

Seorang Pemuda Penjala Ikan Tenggelam di Sungai Apur Ciamis

Rab Jan 27 , 2021
Tasikmalaya, detektif.co.id -Seorang pemuda penjala ikan, Ali Musyafa (26) tenggelam, terseret arus di Sungai Apur, di Dusun Padaemut RT 13/ 08 Desa Kertajaya Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis, Rabu (27/01/2021). Pemuda tersebut bernama , Ali Musyafa (26) warga Dusun Padaemut RT 13/08 Desa Kertajaya Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis itu, ditemukan tim […]
detektif.co.id