HOME REDAKSI CONTACT US PEDOMAN MEDIA SIBER

Satgas Covid-19 Kota Tasikmalaya Berlakukan Ganjil Genap di Jalan KH. Zenal Mustofa

Views: 27
Read Time:3 Minute, 38 Second

Tasikmalaya detektif.co.id–Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Tasikmalaya kembali melakukan rekayasa lalu lintas di pusat Kota Tasikmalaya, Rabu, (04/08/2021).

Penyesusaian pengaturan mobilitas kendaraan di pusat kota ini seiring dengan perubahan level Kota Tasikmalaya dari level 4 turun menjadi level 3 dalam penerapan Pembelakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM level 4 lanjutan mulai tanggal 3 Agustus sampai 9 Agustus 2021.

Rekayasa lalu lintas yang dilakukan yakni dengan pemberlakuan ganjil genap bagi kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Pemberlakuan ganjil genap ini dilakukan di Jalan KH. Zenal Mustofa tepatnya di areal batu andesit depan Masjid Agung dan Taman Kota Tasikmalaya.

Menurut Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Tasikmalaya Kota Kompol Shohet mengatakan, setelah adanya perubahan level Kota Tasikmalaya dari level 4 menjadi level 3 dalam pelaksnaan PPKM level 4 lanjutan, pihaknya mulai hari Rabu, 4 Agustus 2021 menyosialisasikan pemberlakuan ganjil genap bagi kendaraan yang masuk ke Jalan KH. Zenal Mustofa.

“Hari ini kami sosialisasikan ganjil genap untuk kendaraan yang melintas ke Jalan KH. Zenal Mustofa. Penentuan nomor kendaraan yang masuk HZ ganjil genapnya disesuaikan denga tanggal kalender hari ini,” kata Kompol Shohet, Rabu (04/08/2021).

Ia menuturkan, pemberlakuan ganjil genap tersebut diberlakukan selama PPKM level 4 lanjutan hingga tanggal 9 Agustus 2021 mendatang. Pihaknya sudah memasang rambu-rambu dan menempatkan personel gabungan dari unsur TNI-Polri, Satpol PP, BPBD, dan Dinas Perhubungan.

“Yang dilihat ganjil genapnya dari nomor terakhir plat nomor kendaraan. Untuk hari pertama ini, kendaraan yang nomor kendaraannya genap boleh melintas ke Jalan KH. Zenal Mustofa, sedangkan yang ganjil belok ke kanan masuk jalan Yudanegara,” tutur Kompol Shohet.

Ia menjelaskan, rekayasa lalu lintas di pusat Kota Tasikmalaya ini merupakan langkah dan upaya dari tim Satgas Covid-19 Kota Tasikmalaya dalam memenimalisir mobilitas masyarakat.

“Kalau kemarin kan jalur KH. Zenal Mustofa ini ditutup total dari semua jenis kendaraan. Saat ini ada penyesuaian sehingga jalur perekomian di pusat kota tetap berjalan tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes),” jelas Kompol Shohet.

 

Ia menambahkan, Pemberlakuan ganjil genap nomor kendaraan di Jalan KH. Zenal Mustofa Kota Tasikmalaya, sejauh ini tidak dilaksanakan selama 24 jam. Namun, pemberlakuannya dibatasi mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Sehingga di luar jam yang telah ditentukan pengendaran masih bisa melintas ke Jalan KH.Zenal Mustofa.

Jadi ganjil-genap ini berlaku dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Diberlakukan resmi hari ini sambil sosialisasi,” tambah Kompol Shohet.

Ia menjelaskan, dalam PPKM level 3 ini toko dan pusat perbelanjaan diizinkan buka dengan ketentuan 50 persen. “Ini sebagai upaya untuk mengurangi mobilitas di HZ, sekaligus mengurangi pengunjung di pusat perbelanjaan dan pusat perdagangan, karena diizinkan buka dengan pengunjung 50 persen kalau tak salah di PPKM level 3 ini,”jelasnya.

Dari Pantauan Detektif.co.id dilapangan, petugas terus melakukan pemberitahuan melalui pengeras suara mengenai pemberlakuan ganjil genap di Jalan KH.Zenal Mustofa. Bahkan tidak sedikit pengendara kendaraan bermotor yang melaju lurus hendak masuk ke pusat kota lantaran tidak menyadari plat nomor kendaraannya ganjil. Petugas pun menyetop dan mengarahkannya untuk masuk ke Jalan Yudanegara.

Pemberlakuan ganjil genap di Jalan KH. Zenal Mustofa Kota Tasikmalaya ditanggapi beragam oleh masyarakat terutama para pengguna jalan. Ada yang menilai kebijakan rekayasa lalu lintas di jantung Kota Tasikmalaya ini bisa mengurangi kemacetan di Jalan KH.Zenal Mustofa yang merupakan jantung perekonomian Kota Tasikmalaya.

Salah seorang Pengendara roda empat Imam 33 tahun mengatakan, Saya kira penerapan ganjil genap ini sangat baik terutama untuk mengatasi kemacetan terlebih pada saat akhir pekan,” kata Imam.

Iman mengaku, dirinya tidak keberatan dengan aturan baru tersebut meski kebijakan ganjil genap diberlakukan selama PPKM level 4 lanjutan hingga 9 Agustus 2021 mendatang. “Menurut saya ini bagus sehingga tidak terlalu banyak kendaraan yang masuk Jalan HZ, setidaknya mengurangi polusi udara juga di pusat kota,” ucap Imam.

Hal senada di ungkapkan Hendi 30 tahun,warga Indihiang yang sehari-hari beraktivitas di jalanan. Menurut Hendi pemberlakuan ganjil genap ini sangat berpengaruh bagi akrivitasnya di lapangan karena tidak harus muter-muter mencari jalan untuk mencapai tempat kerja maupun menemui relasi.

“Ada pengaruhnya juga ganjil genap ini bagi pengendara yang biasa kerja di lapangan. Aktivitas perekonomian di pusat kota pun nampak menggeliat kembali,” ujar Hendi.

Dia berharap Jalan KH Zenal Mustofa ini tetap dibuka tidak seperti Minggu-Minggu lalu yang ditutup total selama pelaksanaan PPKM darurat dan PPKM level 4. “Mudah-mudahan ini berjalan lancar dan baik bagi masyarakat Kota Tasikmalaya,” pungkasnya. (AR)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Penyeludupan Narkoba dengan Modus Gunakan Sandal Jepit berhasil Digagalkan Polisi dan Petugas Lapas

Rab Agu 4 , 2021
Tasikmalaya detektif.co.id–Satuan Narkoba Polresta Bandung dan petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bandung berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 24,8 gram dan inex seberat 3,2 gram. Modus yang dilakukan pelaku adalah dengan menyelipkan narkoba tersebut di bagian tengah sepasang sandal jepit. Kalapas Narkotika Kelas IIA Bandung, Faozul Ansori, membenarkan, […]