HOME REDAKSI CONTACT US PEDOMAN MEDIA SIBER

Seorag Pria yang sedang Jalani isolasi Mandiri Ditemukan Meninggal di Kamar Kos  Kampung Paledang 

Views: 19
Read Time:1 Minute, 58 Second

Tasikmalaya detektif.co.id–Sudah 5 hari menjalani isolasi mandiri lantaran terkonfirmasi positif Covid 19 Seorang pria warga Serpong, Kota Tanggerang Selatan, Provinsi Banten,ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kosan di Kampung Paledang, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Minggu (11/07/2021).

Menurut keterangan Jonson yang sehari-hari membantu mengantarkan makanan untuk korban selama isolasi mandiri mengatakan, kali terakhir berkomunikasi dengan korban yang bernama Alexander (47) pada Jumat, 9 Juli 2021. Ia mengaku sudah mengirim pesan dan menelepon korban tapi tak kunjung dibalas dan mengangkat telepon.

“Kemarin sore saya masih mengantarkan makanan. Namun, makanan yang Sabtu siang ternyata masih menggantung di pagar tidak diambil oleh korban,” kata Jonson, Minggu,(11/07/2021) .

Ia menambahkan, teman kerabat korban sempat menghubungi korban pada Minggu malam dan hal sama tidak ada respon dari korban. Kemudian temannya menelepon dirinya untuk mengecek ke kosan tempat isolasi.

“Saya tadi pagi jam 06.30 datang ke kosan. Saya panggil-panggil tidak ada jawaban. Kemudian kata si ibu kosnya juga tidak merespon. Saya coba cek ke kamarnya dan ternyata korban sudah meninggal dengan kondisi telentang,” tambah Jonson.

Ia menuturkan, korban memang sedang menjalani isolasi mandiri. Korban terkonfirmasi positif Covid-19. Selama isolasi dirinya yang mengantarkan makanan.

“Saya diminta teman saya yang merupakan kerabat dari kakaknya korban untuk membantu mengantarkan makanan selama isolasi mandiri. Kata keluarganya memang positif Covid-19,” tutur jonson.

Petugas Inafis Polres Tasikmalaya Kota yang datang ke lokasi penemuan mayat bersama petugas dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad korban ke kantung mayat. Jasadnya kemudian diangkut dengan mobil ambulans untuk dilakukan pemulasaraan di kamar mayat RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya.

Menurut Kapolsek Tawang Iptu Nandang Rokhmana mengatakan, korban ini sudah 5 hari menjalani isolasi mandiri di kamar kosan. Ia sangat menyesalkan lantaran pihak pemilik kosan tidak menginformasikan kepada satgas Covid-19 kecamatan bahwa ada penghuni kos yang sedang isolasi mandiri.

“Ini yang sangat disesalkan. Tidak ada warga yang tahu kalau di kosan ada yang sedang isolasi mandiri,”kata Iptu Nandang.

Ia meminta para pemilik kosan atau masyarakat untuk memberitahu satgas Covid-19 jika di tempat kosannya ada yang sedang menjalani isolasi, sehingga kondisinya bisa terpantau dan diawasi petugas medis.

“Saya minta kesadaran para pemilik kosan untuk menginformasikan kondisi penghuni kosnya ke satgas. Ini harus jadi pembelajaran agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” pungkas Iptu Nandang. (AR)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Satreskrim Polres Tasikmalaya Ungkap Fakta Anarkisme Massa di Kejaksaan Negeri Kab Tasikmalaya

Sel Jul 13 , 2021
Tasikmalaya detektif.co.id – Satreskrim Polres Tasikmalaya mengungkap fakta baru dalam aksi unjuk rasa menuntut pembebasan Habib Rizieq Sihab yang berujung anarkisme di Kejaksaan Negeri Tasikmalaya, Senin, kemarin (12/07/2021). Polisi telah menemukan sebagian besar massa pengunjuk rasa merupakan pengangguran, anak punk hingga kelompok bermotor. Menurut Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Hario […]