HOME REDAKSI CONTACT US PEDOMAN MEDIA SIBER

Terkit Pencemaran Lingkungan, LSM Somasi Cabut Pengaduan di Polda Jambi dan Layangkan Surat ke Gakum KLHK

Views: 20
Read Time:2 Minute, 29 Second

Jambi, (detektif.co.id) – Lembaga Swadaya masyarakat (LSM SOMASI) beberapa waktu lalu telah melayangkan surat pengaduan pada 10 Mei 2021 dengan Nomor : 0010/P/SOMASI/V 2021. Perihal : Pengaduan Masyarakat Dugaan Pencemaran Lingkungan Oleh PT. Bukit Bintang Sawit (BBS) Terhadap Sungai Melintang, namun hingga kini belum mendapat informasi di tindak lanjuti oleh pihak Polda Jambi.

Syaiful SH kepada media ini mengaku hingga saat ini pihaknya belum mendapat info dari Polda Jambi, Belum ada Tindak lanjut dari laporan ke polda jambi atas dugaan PT. Bukit Bintang Sawit (BBS) telah melanggar Pasal 60, 98, 99, 100, dan pasal 104 UU PPLH. Minggu, (20/06/2021).

” Dalam laporan Somasi, kami meminta kiranya Polda Jambi untuk memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Muaro Jambi yang diduga

melakukan pembiaran dan diduga kongkalikong dengan pihak PT. BBS. Dan Polda Jambi juga kita minta memanggil Pimpinan PT. BBS atas dugaan pencemaran Sungai Melintang, Bukit Baling.” Terang Syaiful.

Berikut ni Kronologis lengkap yang di sampaikan Saipul SH kepada media ini. Berdasarkan hasil penelusuran dan informasi yang berhasil di himpun LSM Somasi, dan sesuai dengan isi surat laporan somasi ke Polda jambi.

Bahwa pada tahun 2015 BLHD Muaro Jambi telah menerima Pengaduan Masyarakat dugaan Pencemaran Lingkungan Hidup oleh PT. Bukit Bintang Sawit (BBS) terhadap sungai melintang.

Bahwa berdasarkan hasil uji laboratorium DLH Muaro Jambi tanggal 25 Juni 2015 dan hasil Uji Laboratorium DLH Provinsi Jambi tanggal 2 Juli 2015 yang kami pahami bahwa PT. Bukit Bintang Sawit telah melakukan pencemaran Sungai Melintang Bukit Baling, Kecamatan Sekernan Muaro Jambi. (Terlampir).

Bahwa kemudian pada tanggal 7 September 2015 melalui Kepala BLHD Muaro Jambi memanggil pihak PT. BBS untuk dimintai keterangan di Aula Laboratorium DLH Muaro Jambi dengan pihak masyarakat atau selaku pelapor.

Bahwa pada tanggal 7 September 2015 pihak PT. BBS yang diwakili oleh saudara TONI selaku Humas telah membuat pernyataan tertulis yang isinya :

a.Perusahaan bersedia melakukan pengelolaan Limbah Cair (penambahan aerator, masa inap limbah, bakteri anaerobic) yang dihasilkan dari produksi PT. BBS dalam jangka waktu ±240 hari.

b. Perusahaan bersedia mengaktifkan land aplikasi yang disesuaikan dengan kondisi perusahaan saat ini dalam jangka waktu ±240 hari.

Kemudian pada tahun 2021 PT. BBS diduga telah melakukan pencemaran

lingkungan hidup kembali atas tanggul kolam yang jebol serta adanya pipa yang pecah. (Hasil Labor terlampir).

” Berdasarkan penelusuran kami, DLH Muaro Jambi tidak memberikan sanksi baik Pidana dan denda terhadap PT. BBS melainkan hanya sanksi administratif saja kepada perusahaan.” Ungkap Syaiful.

Syaiful menyebutkan, karena tidak ada kejelasan dari pengaduan kami ke Polda Jambi pada 10 Mei 2021 lalu, maka ia mencabut pengaduan tersebut ke pihak Polda Jambi

” Kemaren (18/06/2021) kami sudah melayangkan surat ke Polda Jambi untuk mencabut pengaduan, karena tidak ada nya kejelasan terkait pengaduan yang pernah kami layangkan, dan hari ini (Minggu, 19/06/2021-red) kita juga sudah layangkan surat ke Direktorad Jenderal Penegakan Hukum KLHK yang beralamat di Gedung Manggala Wanabhakti Blok IV Lantai 4, Jalan Jenderal Gatot Soebroto Jakarta, atas pencemaran lingkungan, kuat dugaan di lakukan oleh PT. BBS.” Pungkas Syaiful. (Rano)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jual Ribuan Obat Terlarang, Seorang Pemuda di Rajapolah Diciduk Tim Maung Galunggung Polresta Tasikmalaya 

Ming Jun 20 , 2021
Tasikmalaya detektif.co.id– Pemuda berinisial RE (19) warga Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, diciduk Tim Maung Galunggung Polresta Tasikmalaya Kota, Minggu, (20/06/2021). Petugas mendapati ratusan obat terlarang jenis Hexymer.dari tangan Pemuda tersebut. Sedikitnya ada 115 butir obat Hexymer berwarna kuning dan 147 butir obat Hexymer berwarna putih turut diamankan sebagai barang bukti. […]