HOME REDAKSI CONTACT US PEDOMAN MEDIA SIBER

Toleransi Batas Waktu Kios Lahan Cebolok, 12 Kios Dibantu Pembongkarannya

Views: 20
Read Time:1 Minute, 35 Second

Rohmadi, SH, MH, MM memberikan keterangan kepada awak media, di lokasi pembongkaran lahan Cebolok Jl Gajah Semarang, Kamis (31/12/2020).

SEMARANG – detektif.co.id – Toleransi batas waktu pembongkaran kios lahan Cebolok berakhir, maka pengembang ambil tindakan sesuai peryataan warga yang menempatinya.

Sebanyak 12 kios milik warga, yang ada di pinggir jalan Gajah, Semarang, telah dibantu pembongkarannya oleh pengembang pada akhir tahun 2020 ini. Hal itu dilakukan, setelah sehari sebelumnya pemilik lahan dan kuasa hukum pengembang (PT Mutiara Arta Property), beraudiensi dengan Kasatpol PP Kota Semarang.

“Hari ini kita telah membongkar 5 kios. Sebelumnya ada 7 kios yang telah kita bongkar, sesuai pernyataan yang telah dibuat oleh warga yang bersangkutan. Jatuh tempo pembongkaran adalah 31 Desember 2020 ini. Dan pemilik bangunan sudah menerima tali asih yang kita berikan,” jelas Rohmadi, SH, MH, MM kepada awak media, di lokasi pembongkaran lahan Cebolok Jl Gajah Semarang, Kamis (31/12/2020).

Pembongkaran tersebut, lanjut Rohmadi, merupakan langkah lanjutan dalam proses pengosongan lahan Cebolok, yang sudah dilakukan sejak November 2020 lalu.

“Sosialisasi dan pembuatan surat pernyataan kesanggupan warga untuk pembongkaran mandiri, serta pembagian taliasih sudah kami jalankan sejak bulan November 2020 lalu. Hari ini adalah batas akhir untuk pembongkaran kios. Lalu 31 Januari 2021 mendatang, kami berikan batas waktu untuk pembongkaran rumah warga,” imbuh Rohmadi.

Disampaikan pula oleh Rohmadi, bahwa pihak intansi terkait (Ka. Satpol-PP) sudah diajak koordinasi dan menyampaikan untuk dipersilahkan dan tidak masalah.

Salah satu warga pemilik kios yang dibongkar, Hartono (40) mengatakan, bahwa dirinya menyadari, ikhlas dan rela, ketika kios yang dulu dijadikan tempat usaha pembongkarannya dilakukan secara mandiri.

“Ya kami berterimakasih, bisa menempati lahan ini beberapa tahun untuk usaha. Tidak ada paksaan dalam pembongkaran. Karena sudah dilakukan sosialisasi sebelumnya, akan dilakukan pembongkaran. Dan ganti rugi sudah saya terima. Pembongkaran sesuaiengan kesepakatan,” jelasnya.

Sugiyono, SE. SH. MH. Kuasa hukum warga saat di konfirmasi awak media melalui chat WA nya sampai berita ini tayang belum ada balasan.

Syailendra

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Polri Ungkap Peredaran Sabu 50 Kg Jaringan Aceh, Medan dan Jakarta

Kam Des 31 , 2020
Jakarta – detektif.co.id Direktorat Tindak Pidana Bareskrim Polri mengungkap peredaran narkotika jenis Sabu seberat 50 Kilogram (Kg) yang dikendalikan oleh jaringan Aceh, Medan dan DKI Jakarta. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menjelaskan, pengungkapan sabu 50 Kg itu merupakan pengembangan dari kasus penangkapan di Pelabuhan Bakauheni pada 13 November […]