HOME REDAKSI CONTACT US PEDOMAN MEDIA SIBER

Tolong Kapolres Metro Depok Dimutasi Publik dan Wartawan Di Kota Depok Angkat Bicara

Views: 57
Read Time:2 Minute, 12 Second

4 Agustus 2021 Detektif – Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar yang belum genap setahun bertugas di Kota Depok dinilai public bersikap Arogan dan melakukan Itimidasi kepada salah seorang wartawan Depok News Bernam Furkon saat melakukan liputan, hal itu terkait dengan mendampingi warga saat membuat Laporan Polisi (LP) terkait aksi penipuan ternak sapi asal Bima di Polres Metro Depok, tanggal 2 Agusut 2021 Lalu

Kapolres Metro Depok tersebut dengan gaya temperamen menghardik wartawan bernama Furkon tersebut dengan mengatakan ““Kamu ini siapa?, mana pelapornya. Akhirnya Furkan menjawab Kapolres Depok tersebut, saya Wartawan pak.

Terus ditanya lagi kamu Wartawan mana? saya wartawan Depok News,” ucap Furkan sebagaimana menirukan pertanyaan Kapolrestro Depok tersebut.

Lanjut Kapolres terus menginterogasi, “ Mana Kartu pers mu? Kamu masuk wawancara tanpa seijin kami. Kami baru mau menyelidiki kalian sudah menulis. Ini yang bikin berita bohong,” kata Furkan menirukan ucapan Kapolres.

Kemudian Kapolres tersebut mengatakan “Saya tidak kenal kamu, wartawan saya tau apalagi anggota POKJA saya kenal,” kata Kapolres membentak wartawan Furkon dengan galak.

Setelah itu Kapolres meminta kepada anggotanya untuk memeriksa isi Tas milik Furkon dan ditemukan kartu PWI dan kartu mahasiswa. Setelah itu langsung di usir keluar dan rekaman disuruh hapus, dan benar telah dihapus oleh anggota rekaman hasil liputan dan Furkan mengadu ke PWI Kota Depok.

Sementara itu dengan adanya tindakan dan sikap arogansi dan menghardik, mengusir dan menghapus rekaman wartawan Furkon tersebut, akhirnya publik dan sejumlah organsiasi wartawan di Kota Depok angkat bicara dan mengecam tindakan Kapolres Metro Depok yang merupakan seorang perwira menegah tersebut.

Sejumlah wartawan Kota Depok mempertanyakan, “ada apa sebenarnya hubungan Kapolres Depok terhadap aksi penipuan yang dilaporkan oleh para korban tersebut? Lalu kenapa Kaplores Depok hingga sikapnya emosi terkait kehadiran waratwan dan memberitakan kejadian itu? Apakah ada dugaan kepentingan pribadi? Mohon hal itu dapat dijelaskkan Kapolres Depok tersebut.

Lanjut Ocehan wartawan, bahwa Kapolres Depok apakah kurang memahami tentang UU NO.40 Tahun 1999 tentang Pokok Pers, yaitu merpakan payung hukum tentang Jurnalstik? Lalu kenapa wartawan tersebut digledah, serta diusir? Apakah ketika wartawan dalam melakukan liputas harus digeldah seperti seorang Kriminal?

Untuk iu kalangan wartawan dan Orgnasiasi Wartawan akan melaporkan kejadian ini kepada Propam dan Irwasum Mabes Polri, dengan tujuan agar kejadian tersebut tidak terulang lagi.

Diharapkan agar Kapolri Listya Sigit Prabowo segera memutasikan Kapolres Metro Depok tersebut, karena cara-cara demiikian tidak berlaku lagi di Era saat ini, apalagi terkesan nakut-nakuti wartawan dengan melakukan itimidasi, hal iu sudah tidak zamannya lagi.

Kota Depok ini adalah Kota Pendidikan wilayah Jabodetabek alias Ring I, maka seorang pemimpin harus punya intelektualitas yang tinggi, jangan mengunakan emosi dan kekuasaan, ucap sejumlah wartawan Kota Depok.
Sumber maspolin.id ||dikutip dari : Suara independent (Red.DK)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jual Miras, Pemilik Toko Berkedok Toko Sembako di Cibereum Kota Tasikmalaya Diringkus Polisi

Rab Agu 4 , 2021
Tasikmalaya detektif.co.id–Untuk mengelabui petugas kepolisian, penjual minuman keras (Miras) di Kota Tasikmalaya berkedok membuka Toko Sembako. Namun, usaha untuk mengelabui petugas pun terbongkar berkat aduan masyarakat yang resah dengan peredaran miras yang dijual secara umum di Kawasan Cibeurum, Selasa malam (03/08/2021). Pihak Kepolisian dari Satuan Sabhara Polres Tasikmalaya Kota pun, […]