Ustad Gondrong Diamankan Polresto Bekasi Yang Mengklaim Bisa Gandakan Uang

Views: 247
Read Time:1 Minute, 56 Second

Bekasi, detektif.co.id– Kepolisian Resor Metro (Polrestro) Bekasi bergerak cepat menangani dugaan penggandaan uang yang dilakukan seorang pria bernama Herman alias Ustaz Herman Gondrong, yang videonya viral di media sosial.

Pihak kepolisian langsung melakukan penjemputan dan penahanan terhadap yang bersangkutan pada Minggu malam (21/03/21).

Menurut Kapolsek Babelan Kompol Ghulam N Pasaribu membenarkan, iya benar Herman Gondrong telah berhasil diamankan dan ditahan,” kata Kompol Ghulam N Pasaribu Senin (22/03/2021).

Ia belum dapat menjelaskan lebih rinci soal penetapan tersangka sekaligus penahanan Ustaz Herman Gondrong, termasuk pasal yang diterapkan kepada yang bersangkutan.

“Besok saja (Selasa), besok dirilis sama Kapolres,” imbuh Kompol Ghulam N Pasaribu.

Ia pun menyebut, pihaknya sampai saat ini belum mendapati laporan adanya korban dalam kasus dugaan penggandaan uang tersebut yang dilakukan Herman Gondrong, .

Namun ia meminta, bila ada warga yang dirugikan segera membuat laporan kepada pihak kepolisian. “Sementara korban (belum ada) karena ini kan belum ada korban yang melapor,” ungkap kompol Ghulam N Pasaribu.

Menurut ketua RT 01 Kelurahan Bahagia Babelan Mubaidi menjelaskan, Soal diamankannya Herman Gondrong oleh pihak kepolisian
“Sudah dijemput langsung oleh petugas dari Polres Metro Bekasi semalam,” ujar Mubaidi, Senin (22/03/2021).

Seperti diketahui sebelumnya, seorang pria yang dipanggil ustaz H di Bekasi mengklaim bisa menggandakan uang. Dalam video yang viral di berbagai media sosial tersebut, tampak seorang pria berambut gondrong yang mengenakan peci berwarna hitam duduk di lantai. Beberapa pria dewasa mengelilingi pria gondrong itu.

Di depan pria gondrong itu tampak sejumlah kotak serta plastik hitam. Mulanya ia membuka kotak berukuran kecil yang berwarna abu-abu. Di dalamnya, ada benda berwarna hitam yang kemudian ia bungkus dengan kertas.

Baca Juga :  Polisi Ciduk 2 Ibu Rumah Tangga di Dadaha Kota Tasikmalaya, Lantaran kedapatan Mencopet  

Gulungan kertas itu ia masukan ke sebuah kotak berwarna hitam yang ukurannya lebih besar. Tak lama, dia mengeluarkan gulungan kertas itu dan mengambil benda berwarna hitam untuk diletakkan kembali ke kotak abu-abu.

Sementara, kertas-kertas tersebut dimasukkan kembali ke kotak hitam. Ia mengambil kantong plastik berwarna hitam untuk menutupi kotak hitam. Tiba-tiba keluar asap dari kantong plastik itu.

Seketika dia membuka kotak hitam itu dan terlihat uang kertas Rp100 ribu dalam jumlah banyak. Lalu, pria gondrong itu mengambil uang dalam kotak hitam itu dan menaruhnya di sekeliling kotak hitam.

“Kalau ada benda, berarti ini (uang) nggak habis-habis,” kata pria gondrong itu.

“Nanti motor beli satu-satu, ninja, ninja, ninja,” lanjut pria gondrong itu lagi. (red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Next Post

Kapolri Resmi Launching Etle Nasional Tahap 1, 12 Polda Terapkan Tilang Elektronik

Sel Mar 23 , 2021
Jakarta detektif.co.id- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan launching tilang elektronik atau Elektronic Traffic law enforcement (Etle) nasional tahap 1. Dalam launching tahap 1 ini, ada 12 Polda dengan 244 kamera tilang elektronik yang bakal dioperasikan mulai hari ini. Launching Etle tahap 1 digelar di gedung NTMC Polri, Jakarta, Selasa […]
detektif.co.id