HOME REDAKSI CONTACT US PEDOMAN MEDIA SIBER

Wagub Jabar Turun tangan langsung atas Kisruh Penolakan Tambang di Leuweung Keusik Kecamatan Padakembang Tasikmalaya

Views: 21
Read Time:1 Minute, 35 Second

Tasikmalaya detektif.co.id– kekisruhan atas penolakan pertambangan di blok Leuweung Keusik Desa dan Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, membuat Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum turun tangan. Didampingi Kepala Dinas ESDM Bambang Tirtoyuliono, Uu meninjau langsung area pertambangan.

Kedatangan Wakil Gebernur Jawa Barat ini langung disambut ratusan warga Desa Padakembang yang menolak pertambangan. Bahkan, kesempatan itu tidak disia-siakan warga untuk meluapkan alasan penolakan aktivitas penambangan.

Kepada Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum , Ketua Aliasi Masyarakat Peduli Galunggung (AMPEG) Denden Anwarul Habibudin mengatakan, warga menolak karena pertambangan berada di kaki Galunggung yang merupakan dinding air dan sumber mata air warga Kecamatan Padakembang. Proses perizinan untuk pertambangan pun dinilai sarat dengan manipulasi.

“Diberkas bisa dilihat bahwa di sini sudah ada pemalsuan tandatangan dan saya minta kepada bapak agar izin tersebut dicabut. Di sini 60 tanda tangan warga 42 yang dipalsukan perusahaan,” kata Denden, Minggu (7/3/2021).

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Bambang Titroyuliono mengatakan, sebelum Pemprov nengeluarkan izin, harus ada skrining dari pemerintah daerah setempat. Semua izin, kata dia, tidak akan keluar jika di dalamnya masih ada kurang persyaratan. Termasuk semuanya harus diproses dan masyarakat harus memberikan pertimbangan kepada pemerintah terkait izin.

“Untuk penyelesaian ini saya sudah komunikasi dengan dirut ESDM dan nanti akan menurunkan dari kementerian dan dan instansi terkait. Dan kami akan membuat tim untuk penyelesaian dari permasalahan ini,” Kata Bambang.

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, apabila benar terbukti dilakukan pemalsuan tanda tangan warga, maka kasus ini harus diajukan kepada penegak hukum. “Kalau ada bukti-buktinya, ajukan ke penagak hukum. Negara kita negara hukum, ” kata Uu.

Dia menambahkan, setelah melakukan musyawarah, maka tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda sepakat membuat surat pernyataan yang di dalamnya menghentikan sementara proses penambangan sampai dengan adanya keputusan dari pemerintah.

“Kami sepakat bahwa kegiatan pertambangan ini di tutup sementara sampai dengan adanya kajian dan keputusan dari pihak kami, ” pungkas Uu. (AR)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pembaretan Sebagai Rasa Syukur Kepada Allah

Ming Mar 7 , 2021
Kendal, detektif.co.id – Dalam rangka Pembaretan PAMSUS GNPK-RI yang jatuh tepat pada hari ini bertempat di Pantai Sendang Asih Weleri, Kab. Kendal. Minggu (7/3/2021). Pelaksanaan Pembaretan ini sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala nikmat yang dicurahkan kepada kita semua khususnya PAMSUS GNPK-RI JATENG […]