Wali Kota Tasikmalaya Non Aktif Budi Budiman Divonis 1 Tahun Penjara dan denda Rp 200 Juta

Views: 114
Read Time:2 Minute, 18 Second

Tasikmalaya,  detektif.co.id–Walikota Tasikmalaya nonaktif Budi Budiman di vonis hukuman 1 tahun penjara dan denda Rp200 juta karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi suap dua pegawai Kemenkeu Rp700 juta. vonis itu dibacakan majelis hakim di Pengadilan Tipikor pada PN Bandung Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (24/2/2021).

Putusan itu lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa KPK yang meminta majelis hakim menjatuhi hukuman kepada Budi selama 2 tahun penjara dan denda Rp250 juta subsidair 4 bulan penjara.

Sidang yang digelar secara virtual dan dipimpin ketua majelis hakim Dennie Arsan Fatrika itu hanya dihadiri majelis hakim, tim jaksa penuntut umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan penasihat hukum. Sedangkan terdakwa Budi Budiman tidak dihadirkan. Pengusaha transportasi itu mendengarkan putusan melalui sambungan video conference.

Menurut Ketua majelis hakim Deni arsan “Menyatakan, terdakwa Budi Budiman terbukti sah dan bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Menjatuhkan pidana penjara satu tahun dan pidana denda Rp200 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayarkan diganti kurungan dua bulan,” kata Deni Arsan.

Ia menambahkan , Budi bersalah melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf b Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHPidana Vonis tersebut sesuai dakwaan pertama. Meski divonis satu tahun, Budi Budiman tetap ditahan. “Memerintahkan terdakwa untuk tetap ditahan,” tambah Dennie Arsan.

Ia menuturkan, hal memberatkan terdakwa Budi Budiman, selaku kepala daerah tidak mendukung pemberantasan korupsi. Sedangkan yang meringankan, terdakwa selama persidangan bersikap kooperatif, sopan, dan mendapatkan status justice collaborator (JC) dari KPK.” tutur Dennie Arsan.

Baca Juga :  Sat Reskrim Polres Simalungun Amankan Dua Pengedar Uang Palsu Di Pasar Malam

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor pada PN Kelas 1A Khusus Bandung pada Rabu (10/02/2021), tim JPU dari KPK menyatakan, Budi melakukan tindak pidana berupa suap kepada pegawai di Kementerian Keuangan (KemenKeu) berkaitan dengan pencarian Dana Insentif Daerah (DID) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2018.

Uang suap Rp700 juta diberikan secara bertahap oleh terdakwa Budi Budiman kepada tiga pihak, yakni pegawai Kemenkeu Yaya Purnomo dan Rifa Surya, dan satu orang lagi atas nama Puji Hartono.

Yaya Purnomo merupakan pejabat di Kemenkeu yang menjabat sebagai Kepala Seksi Evaluasi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Pemukiman Subdit Pengembangan Pendanaan Perkotaan dan Kawasan Dirjen Pertimbangan Keuangan Kemenkeu periode tahun 2017 sampai 2018.

Sedangkan Rifa Surya menjabat sebagai Kepala Seksi Perencanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik II pada Kemenkeu periode 2016-2018. Kedua pegawai Kemenkeu itu membantu pencairan pengajuan DAK APBD 2018 dan Dana Insentif Daerah (DID) untuk pemkot Tasikmalaya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017.

Kemenkeu memenuhi permohonan itu dan mencairkan Dana Insentif Daerah sebesar Rp44,6 miliar ke Pemkot Tasikmalaya. Sementara untuk DAK, Pemkot Tasikmalaya menerima Rp375 miliar. (AR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Next Post

Dilantik Kapolri Jadi Kabaintelkam, Putra Papua Irjen Paulus Waterpauw Resmi Naik Bintang Tiga

Rab Feb 24 , 2021
Jakarta, detektif.co.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melantik Irjen Paulus Waterpauw sebagai Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri. Dengan begitu, putra asal Papua ini resmi menyandang bintang tiga pangkat Komisaris Jenderal alias Komjen. Saat dilantik, Kapolri pun memimpin untuk mengucapkan janji dan sumpah ke Kabareskrim serta pejabat […]
detektif.co.id