HOME REDAKSI CONTACT US PEDOMAN MEDIA SIBER

Warga dan Nelayan Sekitar Pantai Pasanggrahan Cipatujah Digegerkan Penemuan Pria Paruh Baya Meninggal di Batu Pemecah Ombak

Views: 45
Read Time:1 Minute, 35 Second

Tasikmalaya detektif.co.id–Warga dan Nelayan sekitar pantai Pasanggrahan Desa Cipatujah Kecamatan.Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat. digegerkan dengan penemuan sesosok pria Paruh baya dalam posisi tengkurap di batu pemecah ombak.

Warga pun langsung melaporkan temuan itu ke Polsek Cipatujah. Saat dievakuasi warga dan anggota polisi, didapati kondisi pria paruh baya tersebut sudah tidak bernyawa.

Jasad korban pun langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan visum. Hasilnya, terungkap identitas jasas paruh baya tersebut bernama Warso 65 tahun warga Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis.

Kapolsek Cipatujah Iptu Rochmadi mengungkapkan, korban mempunyai saudara di Kampung Cibaliuang Desa Ciandum Kecamatan Cipatujah. Korban dibawa keluarga ke Cipatujah karena mengidap gangguan kejiwaan.

“Kita dapat fakta bahwa, korban ini mengidap gangguan jiwa. Hasil keterangan dari saudaranya disini bernama Warsinah,” ungkap Iptu Rochmadi, Rabu (04/08/2021) .

Ia.menambahkan, Saat ditemukan, korban dalam posisi telungkup di bebatuan pemecah ombak dengan posisi tangan dan sarung yang dipakai oleh korban tersangkut di batu. Kuat dugaan, korban terhantam ombak saat berada di bebatuan pemecah ombak.

Posisi tengkurap saat ditemukan warga, tangannya tersangkut bebatuan. Diduga korban terhantam ombak saat berada disitu,” tambah Iptu Rochmadi.

Kapolsek Cipatujah Iptu Rochmadi menuturkan, berdasarkan keterangan sejumlah warga dan nelayan di pantai Pasanggrahan, korban terlihat di pesisir pantai sekitar pukul 15.00 WIB Selasa kemarin (03/04/2021).

Tidak berselang lama, korban sudah terihat menapaki bebaturan pemecah ombak dan sempat jongkok membelakai pantai. Saat ini, kondisi ombak di pantai selatan pulau Jawa itu dalam kondisi besar.

“Diduga korban hendak buang air di bebatuan, tapi terhantam ombak di bebatuan. Ada luka memar di bagian kepala korban diduga akibat benturan dengan batu,” tutur Iptu Rochmadi.

Ia manambahkan, korban memang suka berkeliaran di sekitar pantai. Menurut keluarga korban, sudah dua hari korban menghilang dan kabur dari rumah hingga akhirnya ditemukan tewas di bebatuan pemecah ombak.

“Sudah dua hari korban ini menghilang dari rumah, sudah dicari pihak keluarga dan akhirnya ditemukan meninggal dunia” pungkasnya. (AR)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Satgas Covid-19 Kota Tasikmalaya Berlakukan Ganjil Genap di Jalan KH. Zenal Mustofa

Rab Agu 4 , 2021
Tasikmalaya detektif.co.id–Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Tasikmalaya kembali melakukan rekayasa lalu lintas di pusat Kota Tasikmalaya, Rabu, (04/08/2021). Penyesusaian pengaturan mobilitas kendaraan di pusat kota ini seiring dengan perubahan level Kota Tasikmalaya dari level 4 turun menjadi level 3 dalam penerapan Pembelakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM level 4 […]